Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
13 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
14 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
14 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
18 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

5 Kontainer Barang di Gudang Dekat Pelabuhan Sungai Duku Diperiksa Petugas, Ternyata Ini Isinya..

5 Kontainer Barang di Gudang Dekat Pelabuhan Sungai Duku Diperiksa Petugas, Ternyata Ini Isinya..
Direktur Reskrimsus, Kombes Rivai Sinambela, Kapolresta dan pihak Bea Cukai sedang memeriksa isi kontainer di gudang dekat pelabuhan Sungai Duku, Kamis malam (Foto: Chairul Hadi)
Kamis, 15 September 2016 18:57 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Kepolisian di Pekanbaru, Provinsi Riau, Kamis (15/9/2016) sore, mendatangi sebuah gudang bongkar muat di dekat kawasan Pelabuhan Sungai Duku. Kedatangan aparat ini untuk menindak lanjuti laporan masyarakat terkait dugaan peredaran barang ilegal.

Setidaknya ada satu tim berjumlah 20 anggota gabungan dari Direktorat Reskrimsus Polda Riau, Polresta Pekanbaru dan Bea Cukai. Mereka memastikan apakah benar ada dugaan kegiatan peredaran barang ilegal, termasuk minuman keras, seperti yang dilaporkan masyarakat.

"Infonya ada lima kontainer diduga barang selundupan berupa tekstil dan Miras serta elektronik, kita cek satu-satu," kata Direktur Reskrimsus, Kombes Rivai Sinambela, didampingi Kapolresta, Kombes Toni Hermawan dan pihak Bea Cukai, di area gudang, Kamis malam.

Hasilnya, kata Rivai, semua barang di dalam kontainer ternyata sesuai manivest, dan tidak ditemukan dugaan barang-barang ilegal tersebut. "Dari jam tiga sore tadi kita periksa, semua isi kontainer tidak ada yang berisi Miras atau barang teksil lainnya," sambung dia.

"Kontainer pertama kita cek isinya berupa kursi asal Cina yang masuk melalui pelabuhan di Singapura, totalnya sama persis. Kontainer kedua berisi logam sekrup, paku, baut dan lainnya, ini juga sesuai manivest. Dua kontainer lagi kita cek isinya mesin genset, spare part dan aluminium," beber Rivai.

Meski tidak ditemukan dugaan barang ilegal, Rivai memastikan akan melakukan antisipasi terhadap berbagai laporan soal masuknya barang-barang terlarang, terutama dari pelabuhan. "Kita maksimalkan pengawasan, kita ajak Bea Cukai juga," tutupnya.

Di pintu gerbang sebelah kanan gudang terdapat pelang nama yang bertuliskan PT Bandar Teguh Abadi (BTA). Lokasi bangunan sekitar beberapa belas meter sebelum area Pelabuhan Sungai Duku. ***

Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww