Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
7 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
6 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
1 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
58 menit yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Pujian Osmar Loss buat Mentalitas Pemain Dewa United FC
Sepakbola
1 jam yang lalu
Pujian Osmar Loss buat Mentalitas Pemain Dewa United FC
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
48 menit yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Badminton

Tak Terima Rumahnya Digusur, Puluhan Ibu-ibu Lempari Kantor Ahok dengan Celana Dalam dan Beha

Tak Terima Rumahnya Digusur, Puluhan Ibu-ibu Lempari Kantor Ahok dengan Celana Dalam dan Beha
Aksi ibu-ibu di depan Balai Kota Jakarta. (istimewa)
Jum'at, 16 September 2016 16:27 WIB
Penulis: Ordoriko
JAKARTA - Aksi demo sekitar 50 an ibu-ibu yang tak terima rumahnya Digusur oleh Pemerintah DKI Jakarta, diwarnai dengan pelemparan celana dalam dan bra di Kantor Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (16/9/2016).

"Ahok kejam, Ahok kejam, Ahok kejam, rumah saya dihancurkan," teriak ibu-ibu seraya menangis di atas mobil komando aksi dengan berbagai spanduk merah muda (pink) bertuliskan "Tolak Gubernur Pengembang".

Tak hanya spanduk, puluhan ibu-ibu tersebut juga mengenakan kaos merah muda. Bahkan beberapa diantara mereka ada juga yang membawa peralatan dapur seperti panci, kuali dan lainnya.

"Ahok harus mundur, kita tolak Ahok jadi Gubernur lagi," teriak seorang ibu Seraya memukul-mukul panci.

"Kami ingin memberikan hadiah untuk Ahok, ini hadiahnya," teriak koordinator aksi Andi Rini Sukmawati, yang melemparkan sehelai bra.

Terlihat kompak, para ibu-ibu ini kemudian mendekati pagar Balai Kota, dan serentak melemparkan pakaian, bra, dan celana dalam wanita berwarna merah muda ke tanah di dalam Balai Kota. "Ini hadiah untukmu ahok," teriak ibu-ibu. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic, Badminton
wwwwww