Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
12 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
11 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
12 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
11 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
10 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

Polisi: Peledakan Mobil Dewan Bener Meriah tak Terkait Pilkada

Polisi: Peledakan Mobil Dewan Bener Meriah tak Terkait Pilkada
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Goenawan, menggelar konferensi pers di Mapolda Aceh, Banda Aceh, Senin (19/9/2016) sore
Senin, 19 September 2016 18:22 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH – Sz, (35), PNS Puskesmas Gampong Mekar Ayu, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah ditangkap anggota kepolisian Polres Bener Meriah. Ia diduga menjadi otak pelaku pembuhunan berencana dengan meledakkan mobil dinas milik Ketua Komisi A DPRK Bener Meriah di kawasan Gampong Menderek, Kecamatan Pinto Rime Gayo, Bener Meriah, Sabtu (17/9/2016).

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan, mengatakan, menurut keterangan tersangka Sz, Ia melakukan pembunuhan lantaran sakit hati terhadap sikap keluarga korban beberapa waktu lalu. "Tersangka Sz sakit hati terhadap keluarga korban dan diduga peledakan tersebut sudah direncakan dengan dibantu adik tersangka," ujarnya.

Sz merupakan istri kedua anggota dewan Bener Meriah, Ma. ‎Sebelum melakukan aksinya, tersangka mendapat informasi keberadaan para korban secara tidak sengaja saat ditelpon Ma. "Saat ditelepon, tersangka berkesempatan menanyakan keberadaan korban dengan modus menanyakan keadaan korban," kata Kombes Pol Goenawan.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, tersangka menelepon adiknya berinisial Af, (26), swasta, yang merupakan eksekutor peledakan mobil tersebut dengan memberitahukan keberadaan para korban.

Kombes Pol Goenawan menjelaskan, saat ini tersangka Sz masih ditahan di Mapolres Bener Meriah, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. "Sementara eksekutor Af, masih diburu dan dicari keberadaannya," jelasnya.

Tersangka dikenakan Pasal 338 jo Pasal 340 KUHP jo Pasal Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang Senjata Api. Ia menambahkan, kasus peledakan mobil tersebut tidak ada kaitannya dengan pemilu yang akan berlangsung sebentar lagi.

"Kasus ini masih terus kita dalami hingga menemukan titik terang dan permasalahan sebenarnya. Ini tidak ada kaitannya dengan pilkada, ini kasus dendam terhadap keluarga," tambahnya.

Editor:TAM
Kategori:Badminton, Beladiri
wwwwww