Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
14 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
13 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
8 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
8 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
8 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
8 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  Badminton

Dibangun Tahun 2015, Jalan Menuju Tamiang Hulu Amblas

Dibangun Tahun 2015, Jalan Menuju Tamiang Hulu Amblas
Jalan menuju Pulau Tiga, Tamiang Hulu patah dan amblas, Selasa (20/9/2016). [Suparmin]
Selasa, 20 September 2016 21:45 WIB
Penulis: Suparmin

KUALASIMPANG - Badan jalan menuju Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang yang baru diaspal tahun 2015, kini kondisinya memprihatinkan. Proyek pengaspalan dengan anggaran dana alokasi khusus (DAK) tersebut sudah patah dan amblas.

Warga Pulau Tiga Kecamatan Tamiang Hulu, Ucak, menyebutkan, amblasnya jalan yang disertai patahnya talud akibat banyaknya truk bermuatan melebih tonase, melintas di jalan tersebut.  "Mungkin karena muatan truk yang tonasenya melebihi kapasitas, sehingga menyebabkan patah dan amblasnya aspal serta patah talud," ungkap Ucak, Selasa (20/9/2016).

Dia menyebutkan, kerusakan jalan aspal di kawasan Gampong Alur Selebu, Kecamatan Kejuruan Muda terjadi di 9 titik, termasuk di sebelah SPBU.

Sementara itu Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Aceh Tamiang, Fakhruddin, menyebutkan, keadaan badan jalan yang longsor tersebut merupakan kondisi yang sangat darurat dan bisa meluas serta memanjang.

"Ini sangat berdampak pada terjadinya kecelakaan pada masyarakat, sebenarnya biasanya ada dana tanggap darurat, namun kita tidak tau dimana dana itu diposkan. Tapi yang pasti di Dinas PU tidak ada anggaran dana tanggap darurat itu," terang Fakhruddin.

Ia mengatakan, jalan aspal yang patah dan amblas itu akan dibangun kembali secara permanen pada anggaran tahun 2017 mendatang. "Jalan longsor itu akan kita tangani melalui anggaran tahun 2017. Sebab untuk membangun kembali jalan yang longsor tersebut dibutuhkan anggaran yang sangat besar. Bahkan kondisi itu terjadi di banyak tempat," imbuh Fakhrudin.

Editor:TAM
Kategori:Badminton, PON
wwwwww