Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
20 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
22 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
18 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
20 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Badminton

Masyarakat Keluhkan Larangan Sepeda Motor Lewat Flyover, Polisi Pekanbaru Rencanakan Sistem Jam

Masyarakat Keluhkan Larangan Sepeda Motor Lewat <i>Flyover</i>, Polisi Pekanbaru Rencanakan Sistem Jam
Rambu larangan roda dua melintas di flyover masih ditutup kertas, (Foto: Dokumen GoRiau.com)
Kamis, 22 September 2016 16:14 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Wacana larangan kendaraan roda dua melintas di flyover, sampai saat ini masih dalam tahap evaluasi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota dan Satlantas Polresta Pekanbaru.

"Dalam waktu dekat, kita akan rapatkan dengan pihak Dishub Kota, Dit Lantas Polda Riau dan juga Satlantas Polresta," kata Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Budi Setiawan SIK MIK saat berbincang dengan GoRiau.com di ruang kerjanya, Kamis (22/9/2016) sore.

Kepada GoRiau.com, Kasat menuturkan, jika hasil evaluasi, larangan roda dua lewat flyover tidak efektif. "Jika tidak memungkinkan, kita akan terapkan dengan sistem jam," tuturnya.

Maraknya peristiwa kecelakaan lalulintas di flyover yang mayoritas kendaraan roda dua, pihak Dishub Kota dan Satlantas Polresta Pekanbaru mewacanakan larangan roda dua melintas di flyover.

Namun, banyaknya keluhan masyarakat terkait wacana tersebut membuat pihak terkait untuk melakukan evaluasi dan saat ini muncul wacana baru untuk menerapkan sistem jam. ***

wwwwww