Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
23 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
18 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
20 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
16 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
18 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Riau

Bahas Isu Strategis, KAHMI Riau Silaturahmi ke Konsulat Malaysia

Bahas Isu Strategis, KAHMI Riau Silaturahmi ke Konsulat Malaysia
Pengurus KAHMI Riau dengan Konsul Malaysia.
Kamis, 22 September 2016 16:09 WIB
Penulis: Fahrul Rozi
PEKANBARU - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Riau mengajak Konsulat Malaysia bersinergi menangani isu-isu yang tengah berkembang di Provinsi Riau. Untuk membahas hal tersebut, presidium dan pengurus KAHMI Riau mendatangi kantor Konsulat Malaysia di Pekanbaru, Kamis (22/9/2016).

Koordinator presidium KAHMI Riau, Yulisman SSi mengatakan, setelah silaturahmi terbuka maka diharapkan akan ada kerjasama yang terjalin antara KAHMI Riau dan Konsulat Malaysia. Pasalnya para pengurus KAHMI terdiri dari berbagai kalangan dan profesi sehingga nanti bisa disingkronkan dengan apa yang akan dilakukan.

"Selain itu tentunya pada pertemuan awal ini kami ingin menyambung silaturahmi terlebih dahulu. Jika sudah terjalin, kedepan pasti akan lebih mudah lagi bersinergi atau berkoordinasi untuk melakukan kerjasama yang intinya mengembangkan sumber daya manusia dan provinsi Riau tentunya," katanya.

Lebih lanjut Yulisman menjelaskan, dalam kesempatan tersebut pihak nya juga sempat membahas mengenai kasus Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau. Dimana saat ini di Riau terdapat beberapa perusahaan asal Malaysia yang pada tahun lalu juga ada yang lahannya terbakar sehingga menimbulkan kabut asap.

"Kami juga berharap peran serta konsulat Malaysia untuk mengecek atau memperingatkan perusahaan malaysia yang ada di Riau untuk dapat menjaga lahannya agak tidak terbakar. Karena jika pihak konsulat yang mengingatkan, diharapkan akan lenin didengar oleh pihak perusahan," harapnya.

Kepala Konsulat Malaysia untuk Riau, Hardi Hamdin mengatakan, selama ini konsulat Malaysia menjembatani hubungan dua negara yakni Malaysia dan Indonesia. Baik dibidang kerjasama pendidikan, pariwisata bahkan dalam persoalan bisnis dan lainnya.

"Kami sangat terbuka dengan kunjungan dari KAHMI Riau, dan sangat senang jika bisa bekerjasama dalam berbagai bidang. Di Malaysia sendiri juga ada beberapa organisasi yang berbasis Islam, baik itu yang dikelola oleh pemerintah sendiri maupun diluar pemerintah," jelasnya.***

Kategori:Riau, PON
wwwwww