Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
14 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
10 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
9 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Beladiri

Sindikat Prostitusi Online ABG di Pekanbaru Ini Sanggup Layani 5 Pelanggan dalam Sebulan

Sindikat Prostitusi Online ABG di Pekanbaru Ini Sanggup Layani 5 Pelanggan dalam Sebulan
Tiga tersangka prostitusi online anak di bawah umur (Foto: Chairul Hadi)
Kamis, 22 September 2016 14:05 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Fakta mengejutkan muncul pasca terbongkarnya kasus prostitusi online oleh Subdit III Direktorat Reskrimum Polda Riau. Meski usia wanitanya masih di bawah umur, mereka sanggup melayani setidaknya satu lelaki dalam seminggu.

Demikian dikatakan Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Surawan melalui Kasubdit III, AKBP Fibri Karpiananto, Kamis (22/9/2016) siang. "Bisa lima kali sebulan pengakuan mereka, atau rata-rata seminggu sekali," jawabnya kepada GoRiau.com (GoNews Group).

Bayaran mereka pun bervariasi, mulai dari Rp800 ribu untuk sekali kencan hingga tarif tertinggi Rp3 juta, sesuai kesepakatan sang mucikari yang diotaki RT alias Edo bersama dua rekannya DD alias Odi dan seorang wanita berinisial Nr.

Nanti uang ini dibagi sesuai persenannya. Fibri mencontohkan, jika tarif kencan Rp1 juta, maka Edo Cs dapat untung hingga 200 ribu Rupiah dari 'anak asuhnya'.

Fibri menyebutkan, dari total lima wanita yang jadi korban, dua diantaranya tengah didalami keterangannya, karena diduga terlibat langsung dalam prostitusi online tersebut. Mereka adalah anak di bawah umur. ***

Kategori:Beladiri
wwwwww