Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
14 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
18 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
13 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
12 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton

Breaking News: Nelayan Rohil Kepung 13 Unit Kapal Pukat Harimau asal Sumut

Breaking News: Nelayan Rohil Kepung 13 Unit Kapal Pukat Harimau asal Sumut
Ilustrasi
Sabtu, 24 September 2016 13:08 WIB
Penulis: Amrial
BAGANSIAPIAPI - Nelayan Rokan Hilir sudah mulai habis kesabarannya.  Bahkan dengan modal keberanian, mereka mulai mengepung kapal pukat harimau asal Sumatera Utara.

''Jumlah nya ada 13 kapal. Teman kita namanya Harun yang berada di lokasi tengah laut sudah mau menyerbu. Tapi kita tahan dulu,'' cetus Abdul Wahab asal nelayan Bagan Punak kepada GoRiau.com, Sabtu (24/9/2016).

Dengan nada emosi, Wahab menyebutkan, persoalan seringnya kapal pukat harimau masuk keperairan Rohil untuk menjarah ikan dan merusak terumbu karang sudah sering terjadi.  Bahkan, tiga hari yang lalu, mereka sudah melaporkan kasus itu kepada Bupati Rokan Hilir.  Namun hingga kini, pengaduan mereka tidak pernah ditanggapi.

Dia menyebutkan, ke 13 kapal pukat harimau berada pada posisi satelit 3053. Jika dari kuala Bagansiapiapi, arah haluan kapal menuju utara barat laut dengan posisi 330. Jika petugas punya itikad ingin menangkap pukat harimau saat ini, dia menjamin pasti akan tertangkap. Karena posisinya tidak jauh, hanya 13 mil laut dari kuala Bagan.

''Saya jamin kalau saat ini petugas turun, seluruh kapal pukat harimau dengan berat ratusan ton pasti akan tertangkap. Apalagi sekarang mereka sedang menarik jaring,'' cetus Wahab. ***

wwwwww