Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
18 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
23 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
21 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
16 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
19 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta
'Sumbar Emas' PON XIX Jawa Barat 2016

Tak Diunggulkan, Delvi Riski Raih Emas dan Catat Sejarah PON Pertama Sumbar dari Taekwondo

Tak Diunggulkan, Delvi Riski Raih Emas dan Catat Sejarah PON Pertama Sumbar dari Taekwondo
Rizki Delvia berfoto bersama pelatih dan KONI Sumbar usai menerima medali emas. (Muslikhin/GoSumbar)
Minggu, 25 September 2016 20:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Di luar dugaan, taekwondoin putri asal Sumatera Barat, Delvi Rizki yang tidak diunggulkan membuat kejutan pada pertandingan taekwondo Pekan olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 2016.

Tampil di nomor Kyorugi kelas +73kg, Delvi mampu menundukkan taekwondoin andalan tuan rumah Jawa Barat, Desyana Jayanti di pertandingan final yang berlangsung di Gymnasium UPI Bandung, Minggu (25/9/2016).

Dengan keberhasilan ini, Delvi bukan hanya berhasil membalas kekalahannya pada Prakualifikasi PON 2015 tetapi dia juga mencatat sebagai taekwondoin pertama yang menyumbangkan medali emas bagi koontinen Sumbar di PON.

"Babak pertama, saya sempat takut karena pernah kalah dari Desyana di Pra PON. Makanya, saya terus menjaga jarak untuk menghindari pukulan dan tendangannya. Dan, saya bisa meraih poin kemenangan dengan memanfaatkan keunggulan jangkauan tangan," ujarnya.

Ketika ditanya kunci keberhasilannya, Delvi menyebut fokus dan sabar dalam menjalani latihan dan pertandingan. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Non Olympic, Sumatera Barat, DKI Jakarta
wwwwww