Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
8 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
7 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
2 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
2 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
2 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
6
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
2 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
Home  /  Berita  /  Riau

Begini 42 Adegan Mulai dari Ditangkapnya Apriadi Hingga Akhirnya Tewas oleh 4 Oknum Polisi Meranti

Begini 42 Adegan Mulai dari Ditangkapnya Apriadi Hingga Akhirnya Tewas oleh 4 Oknum Polisi Meranti
Terlihat dari kejauhan, penyidik Ditreskrimum Polda Riau sedang melakukan rekonstruksi terkait dugaan penganiayaan oleh oknum polisi Meranti (Foto: GoRiau.com)
Rabu, 28 September 2016 15:07 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Empat oknum polisi yang berdinas di Mapolres Kepulauan Meranti, Riau menjalani rekonstruksi, Rabu (28/9/2016), di Mako Subdit Gakkum Ditpolair Polda Riau.

Sekitar tiga jam lamanya mereka memperagakan 42 adegan terkait dugaan penganiayaan, hingga almarhum Apriadi Pratama meregang nyawa setelah ditangkap.

42 adegan tersebut mulai dari petugas menciduk Apriadi dan membawanya menggunakan speed boat, dilanjutkan saat mereka tiba di dermaga. Dari sana Adi (sapaan almarhum, red) lalu dimasukkan ke mobil patroli yang sudah menunggu.

Kemudian, pelaku yang menikam oknum polisi (Brigadir Adil S Tambunan, red) itu langsung dibawa ke IGD RSUD di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, untuk mendapat perawatan akibat luka tembak yang dideritanya di bagian kaki.

Lalu Apriadi dibawa ke Mapolres Kepulauan Meranti. "Itu semua rangkaian proses terkait dugaan penganiayaan yang dialami almarhum," kata Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Surawan, melalui Kasubdit III, AKBP Fibri Karpiananto.

Awalnya polisi merencanakan cuma ada 22 adegan saja, namun jaksa yang dihadirkan saat rekonstruksi meminta supaya lebih rinci. "Makanya jadi 42 adegan," jawabnya saat diwawancarai GoRiau.com (GoNews Group) usai reka ulang berlangsung.

Selain empat tersangka (Polisi, red) berinisial AS, BY, EM dan D, Polda Riau juga hadirkan puluhan saksi lainnya. "Semua saksi kita hadirkan tadi. Ada 31 orang, mereka adalah polisi dari Meranti," sambung dia. ***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww