Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
12 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
12 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
12 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
17 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

Ini Penyebab Videotron Di Jakarta Kebobolan Film Porno

Ini Penyebab Videotron Di Jakarta Kebobolan Film Porno
Adegan film porno videotron di Prapanca Jakarta Selatan yang diabadikan warga. (istimewa)
Sabtu, 01 Oktober 2016 16:51 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Insiden tayangan film porno pada sebuah videotron di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemarin siang, dapat terjadi karena lemahnya sistem keamanan pada komputer yang digunakan.

Hal itu dikatakan Technical Consultant PT Prosperita-ESET Indonesia, Yudhi Kukuh, menanggapi insiden film porno di Jalan Iskandarsyah itu.

Namun dia menduga, tujuan hacker meretas sistem komputer milik pengelola, PT Transito Adiman Jati itu bukan untuk kejahatan ekonomi seperti kejahatan dunia maya pada umumnya.

"Sejauh ini tidak ada berita pelaku menuntut sesuatu, hanya meretas kemudian menampilkan video porno," kata Yudhi dalam rilis yang diterima redaksi GoNews, Sabtu (01/10/2016) siang.

Yudhi melanjutkan, yang perlu diperhatikan adalah bahwa kejadian ini dapat terjadi akibat lemahnya sistem keamanan pada komputer yang digunakan.

"Diperlukan dukungan antivirus-antimalware yang handal dan super ringan karena biasanya CPU yang digunakan spesifikasinya rendah. Proteksi firewall menjadi penting. Penyusupan datang karena ada celah," jelasnya.

Insiden fim porno di videotron itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, di mana keadaan lalu lintas dan aktivitas warga sedang ramai. Videotron ukuran besar itu memutar film porno dalam waktu cukup panjang.

Diduga, penyusupan dilakukan dengan cara mengirim virus ke aplikasi yang terdapat pada videotron. Virus tersebut kemudian menyambungkan ke situs yang menampilkan video porno. Pembajakan itu tidak bisa diatasi karena password juga dikuasai oleh "hacker".

Kemarin, Suku Dinas Kominfomas Jakarta Selatan langsung bergerak mengecek reklame LED di Jalan Iskandarsyah, perempatan Jalan Wijaya-Antasari, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dibantu masyarakat di sekitar lokasi, tim langsung mematikan saklar listrik yang berada di tiang reklame.

Kasudin Kominfomas Jakarta Selatan, Lestari Ady Wiryono, dari hasil penelusuran, LED berukuran 24 meter persegi tersebut diketahui milik PT Matapena Komunika Advertama yang mensubkontrakkan isi kontennya kepada PT Transito Adiman Jati Transito Advertising yang beralamat di Gedung Kompas Gramedia di Jalan Palmerah Barat, Jakarta.

Berdasarkan data yang ada, papar Lestari, terdapat 58 titik LED yang tersebar di wilayah Jakarta Selatan dengan luas monitor yang beragam. ***

wwwwww