Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
13 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
14 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
14 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
19 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Selain Penindakan Kriminalitas, Menpan RB Ingatkan Polda Riau agar Lebih Utamakan Pelayanan Publik

Selain Penindakan Kriminalitas, Menpan RB Ingatkan Polda Riau agar Lebih Utamakan Pelayanan Publik
Menpan RB Asman Abrur, saat berkunjung ke Mapolda Riau. (foto: Chairul hadi/GoRiau.com)
Sabtu, 01 Oktober 2016 17:29 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Seiring dengan disahkannya kenaikkan Polda Riau menjadi tipe A, diharapkan bukan hanya soal kriminalitas yang jadi fokus jajaran Kepolisian. Namun pelayanan publik juga dianggap penting dan harus lebih diutamakan.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Asman Abnur, Sabtu (01/10/2016) di Jakarta.

"Saya ingatkan agar semua pelayanan di Polda Riau lebih diutamakan, dengan tidak meninggalkan berbagai persoalan yang ada seperti penekanan angka kriminalitas dan kasus-kasus besar lainya. Karena dari hasil pengamatan dan peninjauan disana, meski sudah terlihat bagus, tingkat layanan publik mesti harus ditingkatkan kembali," ujar menteri Asman kepada GoRiau.com (GoNews Group).

Bahkan kata dia, pelayanan dengan menggunakan sistem berbasis teknologi elektronik juga masih kurang. "Pelayanan tidak hanya saat jam kerja namun saat tidur, artinya harus 24 jam, dengan sistem teknologi bisa dijadigan pengganti petugas jaga, ini harus segera terwujud dari mulai lapis bawah seperti Polsek dan Polres," tukasnya.

Kata Asman, Polda Riau dianggap mampu melahirkan pelayanan yang maksimal dan berbasis teknologi moderen. "Yakinlah Polda Riau pasti mampu, apalagi dari segi SDM cukup handal, tinggal bagaimana penerapannya saja, kalau masih "dableg" ya kenaikan tipe A bisa kita evaluasi kembali," tegasnya.

Pelayanan yang dimaksud kata Asman, meliputi beberapa hal termasuk dalam segi pengurusan SIM, Samsat, aduan masyarakat, maupun pelayanan sistem keamanan 24 jam.

"Jangan ada birokrasi yang berbelit dan mempersulit masyarakat. Layanan cepat dan akurat itu yang penting. Contoh bagus yang sudah ada, misalnya terobosan Polda Riau soal pengurusan pajak di sana cukup bagus, nah ini yang harus ditularkan ke bawah (Polres dan Polsek)," ujarnya.

Menteri Asman juga menginginkan agar Polda Riau bisa belajar soal pelayanan publik di Kepolisian yang sudah berjalan dengan baik. "Tidak boleh gengsi, kalau memang perlu harus belajar ya belajar. Karena ada beberapa Polda yang kita nilai sudah memberikan pelayanan bagus itu yang harus ditiru, bahkan kalau bisa lebih baik dari yang sudah ada," pungkasnya. ***

wwwwww