Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
21 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
23 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
19 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
21 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
19 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  Riau

Soal Perkelahian Berujung Maut di Pekanbaru, Guru dan Sekolah Diminta Perhatikan Karakter Anak Didik

Soal Perkelahian Berujung Maut di Pekanbaru, Guru dan Sekolah Diminta Perhatikan Karakter Anak Didik
Jenazah DO (16) yang tewas ditangan temannya sendiri.
Senin, 03 Oktober 2016 17:06 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Riau mengimbau seluruh sekolah yang ada di Riau untuk senantiasa menanamkan pendidikan karakter yang baik pada siswa-siswi didiknya.

"Guru dan wali kelas di setiap sekolah harus memperhatikan anak didiknya dan mengenal karakter si anak itu sendiri. Berikan pengertian agar anak didik bisa bersikap baik dan tidak emosional. Apalagi sampai berkelahi," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Riau, Kamsol kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Senin (3/10/2016).

Peristiwa perkelahian pelajar yang menewaskan D0 (16), siswa SMP Bukit Raya setelah ditinju oleh Pd (16), siswa SMP Zamrad, Jumat (30/9/2016) lalu, itu pun sangat disesalkan. Kamsol berharap, duka yang menimba ranah pendidikan ini tidak terulang lagi. Untuk itu, ia meminta dinas pendidikan kabupaten/kota dapat menjalankan peranannya masing-masing.

"Kami sangat menyayangkan kejadian seperti itu sampai terjadi. Apalagi berujung maut. Sekolah itu menjadi kewenangan dinas kabupaten/kota," tuturnya. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww