Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
Peristiwa
16 jam yang lalu
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
2
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
Olahraga
14 jam yang lalu
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
3
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
Peristiwa
16 jam yang lalu
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
4
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
Nasional
17 jam yang lalu
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
5
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
Sepakbola
15 jam yang lalu
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
6
Gol Saltonya Terbaik, Widodo Terimakasih Kepada Netizen
GoNews Group
14 jam yang lalu
Gol Saltonya Terbaik, Widodo Terimakasih Kepada Netizen
Home  /  Berita  /  Riau

Pemko Dumai Harus Bijak saat Tegakkan Perda, 'Pak Walikota Jangan Lukai Hati Rakyat'

Pemko Dumai Harus Bijak saat Tegakkan Perda, Pak Walikota Jangan Lukai Hati Rakyat
Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Dock Yard, Kota Dumai, Riau.
Senin, 03 Oktober 2016 17:10 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, Riau, beberapa waktu belakangan ini melakukan penertiban sejumlah jalan protokol dari keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) melalui penegak perda atau Satpol PP. Sejumlah PKL menilai, Pemko Dumai harus bijak dalam melakukan penertiban dan memberikan solusi terlebih dahulu.

Demikian hal itu disampaikan Ketua Perwakilan PKL Kota Dumai, Beni Azis menceritakan kepada GoRiau.com, Senin (3/10/2016). PKL saat ini hanya menginginkan solusi dari Pemko Dumai, bukan pembiaran dan pelarangan berjualan disepanjang jalan protokol.

"Pak Walikota, jangan lukai hati rakyat (pedagang kaki lima). Seharusnya, kami diingatkan dahulu, lalu diberikan solusi tempat pengganti berjualan. Bukan pelarangan berjualan, lalu para pedagang harus berjualan dimana," ucapnya.

Hampir diseluruh jalan protokol Kota Dumai dilakukan penertiban PKL, seperti yang sudah dilakukan di Jalan Ombak, Jalan Sudirman dan Jalan Sultan Syarif Kasim. "Menurut data yang kami peroleh sementara, ada sekitar 500 PKL di Kota Dumai. Sesuai dengan KK dan KTP, tapi ada juga PKL yang tidak terdata," ungkapnya saat melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Dumai, Edi Sepen dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sementara itu Wakil Ketua Komisi I DPRD Dumai, Edi Sepen mengatakan kepada GoRiau.com, bahwa Satpol PP Kota Dumai harus memiliki prioritas dalam menertibkan pelanggar perda yang lebih besar, bukan PKL yang notabenenya merupakan rakyat kecil. "Banyak sarana hiburan malam, karoke plus-plus dan panti pijat plus-plus, yang perlu ditertibkan, daripada PKL," ujarnya.***

Kategori:Riau, Ekonomi

wwwwww