Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
15 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
12 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
17 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
11 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
23 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton
Konggres PSSI 2016

Siap Menjadi Ketua Umum PSSI, Moeldoko Janjikan Perubahan

Siap Menjadi Ketua Umum PSSI, Moeldoko Janjikan Perubahan
Caketum PSSI, Panglima TNI Moeldoko. (istimewa)
Selasa, 04 Oktober 2016 20:01 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Berbeda dengan kandidat lain. Calon ketua umum PSSI 2016-2020, Jenderal (Purn) Moeldoko menjanjikan perubahan di PSSI dengan menjadikannya sebagai organisasi modern.

"Harus ada perubahan. Organisasi PSSI harus modern," kata Moeldoko saat menyampaikan visi dan misi dalam debat caketum PSSI di SCTV Tower, Jakarta Selasa (4/10/2016).

Dengan membangun organisasi modern, kata Moeldoko, PSSI harus memiliki sebuah prestasi yang bisa mensejahterakan pemain.

"Jangan ada lagi pemain yang miskin hidupnya. Kompetisi selama ini masih kurang menyentuh masyarakat dan ini yang harus kita benahi," ujar Moeldoko yang berjanji ingin membangun kompetisi secara terstruktur.

Menurutnya, ia akan menempatkan panca setia, membangun kompetisi yang terstruktur dengan baik, dengan adanya sebuah konsistensi agar prestasi bisa berjalan.

"Saya juga memikirkan kompetisi untuk mengatur usia dini. Soal kompetisi, bagaimanana membuat prestasi Indonesia menjadi baik di Asia. Dalam bentuk prestasi, kira kira dalam kurun waktu tertentu bahwa Indonesia bisa memiliki prestasi di tingkat Asia," ujarnya.

Selain itu, Moeldoko juga memperhatikan masalah Sumber Daya Manusia (SDM) di tubuh PSSI. "Kita harus membenahi SDM wasit yang berkualitas dan mencetak pelatih bertaraf internasional," tutur Moeldoko. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww