Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
14 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
10 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
9 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Sumatera Barat

Rame-rame Mandi di Muaro Panjalinan, Dua Bocah Hanyut Terseret Air

Rame-rame Mandi di Muaro Panjalinan, Dua Bocah Hanyut Terseret Air
Ilustrasi. (net)
Kamis, 06 Oktober 2016 00:22 WIB
PADANG - Dua orang anak hanyut terseret air ketika bermain air di Muaro Panjalinan, Kelurahan Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah pada Rabu Sore.

"Awalnya kedua anak masing masing Jihan Vaira (8) dan Nada Safira (4) bersama anak-anak lainnya sedang mandi di pinggir muara," Hamzah, salah seorang saksi mata di Padang, Rabu (05/10/2016) sore.

Ia mengatakan kedua korban yang tidak bisa berenang juga turut mandi di Muara tersebut. Pada awalnya kedua bocah tersebut berenang di lokasi yang dangkal.

"Namun lama kelamaan kedua korban terus menuju ke tengah dan tenggelam," tukasnya.

Melihat kedua korban yang berteriak karena terseret arus, dia beserta rekannya Baim (53) berlari menuju kedua anak untuk menyelamatkan korban.

"Saya langsung mengejar kedua anak tersebut dan berusaha menyelamatkan korban agar tidak tenggelam," ujar dia.

Setelah berhasil membawa kedua korban ke pinggir pantai. Dia langsung memperhatikan keadaan kedua korban. Dan tanpa pikir panjang dia bersama warga membawa keduanya ke rumah sakit.

"Kami tidak ingin mengambil risiko setelah membawa korban ke pinggir pantai kita langsung bawa ke rumah sakit," tandasnya.

Sementara itu, Kapolsekta Koto Tangah Kompol Jon Hendri juga membenarkan kejadian yang terjadi di Muaro Panjalinan tersebut.

"Masyarakat langsung membawa korban ke Rumah Sakit Siti Rahmah untuk mendapatkan pertolongan. Beruntung kedua korban bisa diselamatkan dan saat ini keadaannya sudah membaik," tandasnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Antara
Kategori:PON, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww