Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
21 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
23 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
19 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
21 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
19 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  Riau

Sudah Ditangkap, Anak Punk dan Pengemis Dilepas Lagi, Dinas Sosial Harus Sediakan Rumah Singgah

Sudah Ditangkap, Anak Punk dan Pengemis Dilepas Lagi, Dinas Sosial Harus Sediakan Rumah Singgah
Razia sejumlah tempat biliar di Mandau, belum lama ini menjaring belasan pelajar SMP.
Selasa, 11 Oktober 2016 14:51 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Masyarakat mulai mengkritik razia yang rutin dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Keamatan Mandau. Razia yang dilakukan tidak membuat efek jera bagi anak-anak punk serta pengememis yang terjaring razia.

"Kalau hanya penertiban saja untuk apa. Tidak pernah ada pembinaan khusus terkait gepeng serta anak punk yang diamankan. Lebih lagi pasangan-pasangan mesum yang terjaring juga seperti tangkap lepas saja tanpa ada tindakan khusus yang membuat efek jera kepada pelaku," ujar Rohana kepada GoRiau.com (GoNews Grup), Selasa (11/10/2016).

Menurutnya, perlu ada kerjasama dinas terkait untuk melakukan pembinaan khusus. Seperti misalnya setelah diamankan oleh Satpol PP, Dinas Sosial harusnya memberikan pembinaan kepada gepeng, anak punk serta wanita yang bekerja ditempat hiburan malam.

"Penting adanya rumah singgah ini di Mandau. Kan tidak ada salahnya mengusulkan setiap tahun, meski selalu ditolak pembangunannya. Sebab keberadaan rumah singgah ini sangat penting, melihat permasalahan sosial yang cukup tinggi di Mandau saat ini," sebut Rohana lagi. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww