Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
11 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
7 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
6 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Aksi Usir Ahok di Medan Digelar Usai Salat Jumat

Aksi Usir Ahok di Medan Digelar Usai Salat Jumat
Di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, ribuan pendemo dari FPI berkumpul menolak Ahok menjadi Gubernur, Senin (10/11/2014). (Liputan6.com/Johan Tallo) (Ilustrasi)
Jum'at, 14 Oktober 2016 12:12 WIB
Penulis: James Aries
MEDAN - Gerakan Umat Anti Penistaan Agama Islam yang melibatkan berbagai Ormas Islam, yakni KAHMI, Majelis Mujahidin, HMI, KIRAB, BKPRMI, FUISU, Hizbut Tahrir, FPI, Darul Ukhuwah, FKMT, Majelis Ash Suffah, Pemuda Muslim Indonesia dan yang lainnya akan menggelar Aksi Usir Ahok di Medan setelah salat Jumat, (14/10/2016) dengan titik kumpul di beberapa tempat.

Menurut Koordinator Aksi, Hasanul Fuad Saragih kepada Go Sumut, Jumat (14/10/2016) Gerakan Umat Anti Penistaan Agama Islam akan berlangsung usai salat Jumat di lima titik, yakni Masjid Raudhatul Islam Jalan Putri Hijau, Masjid Al Jihad Jalan Abdullah Lubis, Masjid Nurul Hidayah Jalan Pancing, Masjid Silaturahim – Polonia, dan Masjid Taqwa – Polonia.

Aksi ini kata Hasanul tindak lanjut dari kecaman terhadap Basuki Tjandra Purnama alias Ahok terkait penistaan surat Al Maidah yang telah menular ke seluruh pelosok tanah air. Berbagai aksi kecaman terhadap Ahok juga mewabah ke Kota Medan. Dalam menyikapi penistaan Ahok, ulama dan umat Islam di Kota Medan akan bersatu dalam Gerakan Umat Anti Penistaan Agama Islam.

“Kita bergabung melakukan aksi unjuk rasa damai ‘Mengusir Ahok’. Ada sekitar 2.000 orang akan turun ke jalan menggelar aksi ini,” kata Hasanul.

Ia menambahkan, Ahok telah menyakiti hati umat Islam dan para ulama di tanah air. “Penistaan yang dilakukan Ahok tak dapat ditolerir lagi. Walau Ahok sudah meminta maaf ke publik, namun kami berharap proses hukumnya terus berjalan,” tandas Hasanul Saragih.

“Aksi ini tidak ada kaitannya dengan politik pencalonan Ahok menjadi Gubernur DKI. Gerakan ini murni gerakan umat,” pungkasnya.

Editor:Arif
Kategori:PON, Voli, Metropolitan, Sumatera Utara
wwwwww