Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
15 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
8 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
9 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
9 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Home  /  Berita  /  Badminton
Jelang Pertarungan Menuju DKI 1

Agus Klaim Dirinya dengan Jenderal AH Nasution Ada Persamaan

Agus Klaim Dirinya dengan Jenderal AH Nasution Ada Persamaan
Agus Harimurti Yudhoyono saat memberikan sambutan di hadapan keluarga besar AH Nasution. (daniel/GoNews)
Senin, 17 Oktober 2016 23:50 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Keluarga Jenderal Abdul Haris Nasution, selain inisiator juga menjadi tamu istimewa dalam acara deklarasi dukungan komunitas Tapanuli Selatan untuk bakal calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono.

Bahkan dalam sambutannya, Agus banyak menuturkan sosok AH Nasution yang mirip dengan dirinya.

"Saya banyak belajar dari idola saya, AH Nasution. Kami sama-sama memiliki nama AH, Abdul Haris dan Agus Harimurti," kelakarnya di depan ratusan pendukungnya, Senin (17/10/2016) malam.

Masih kata Agus, AH Nasution bukan hanya tokoh dan pejuang bagi TNI AD, tetapi juga bagi Indonesia dan juga dikenal negara-negara di dunia. "Di usia yang muda saya sering dikatakan belum siap, masih terlalu muda, tapi Jenderal AH Nasution di usia 30 tahun jadi Kepala Staf Angkatan Darat, muda tapi tetap tangguh" kata Agus yang disambut dengan teriakan, Horas.

Bahkan kata Agus, di usia 35 tahun, AH Nasution juga sukses menerbitkan buku Pokok-pokok Gerilya, yang terbit pada tahun 1953. Agus bercerita pada saat dirinya menempuh Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Fort Leavenworth, Amerika Serikat, buku yang populer dengan judul Fundamentals of Guerrilla Warfare itu masih digunakan sebagai referensi di seluruh dunia.

"Artinya usia muda belum tentu tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan orang mengatakan energi masih full dan penuh dengan kreatifitas. Insya Allah saya bisa mengkuti. Kemudian nama depannya sama-sama AH lagi," ujar Agus.

Adapun putri Jenderal AH Nasution, Hendrianti Sahara Nasution yang hadir dalam deklarasi tersebut mengatakan ia mengenal baik Agus dari Ani Yudhoyono. Yanti sekeluarga merasa satu perjuangan dengan Agus.

"Saya berharap Mas Agus insya Allah dalam usia muda bisa berjuang untuk negara ini," kata Yanti.

Yanti berharap Agus dan Sylvi bisa meneruskan perjuangan ibunya, Johanna Nasution, yang sebelum meninggalkan Organisasi istri prajurit TNI AD Persit Kartika Chandra Kirana, banyak melakukan kegiatan filantropi bagi masyarakat Jakarta.

"Kami berhubungan dengan semua gubernur Jakarta, saya meneruskan cita-cita ibu, insya Allah sebelum menjadi gubernur, (Agus) tetap berkunjung," ujar Yanti. ***

wwwwww