Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
13 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
14 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
14 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
19 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Olympic

Ditinggal Saat Memasak, Sebuah Rumah di Pincuran Gaung Bukittinggi Ini Nyaris Ludes Dilalap Api

Ditinggal Saat Memasak, Sebuah Rumah di Pincuran Gaung Bukittinggi Ini Nyaris Ludes Dilalap Api
BPBD Bukittinggi dan Agam berupaya memadamkan api di sebuah rumah yang berada di Pincuran Gauang, Tarok Dipo, Guguak Panjang, Bukittinggi, Selasa 18 Oktober 2016.
Selasa, 18 Oktober 2016 18:41 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGI - Kobaran api nyaris saja melahap ludes sebuah rumah kontrakan yang berlokasi di Pincuran Gauang, Tarok Dipo, Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Selasa 18 Oktober 2016 sekira pukul 15.00 WIB.

Kepala BPBD Bukittinggi, Martius Bayu yang didampingi Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bukittinggi Suyerman Yakub mengatakan pada GoSumbar, diduga kuat sumber api berasal dari kompor yang berada di bagian belakang rumah.

"Kami mendapat laporan dari tetangga korban yang melihat kejadian itu sekitar pukul 15.00 WIB. Kronologis peristiwa tersebut diduga berawal saat isteri penghuni rumah terbakar Melki (30), yang bernama Eka (23) tengah meninggalkan kompor saat memasak, karena disaat bersamaan anaknya Topan (3) terdengar tengah menangis dari dalam rumah. Namun, tanpa disadarinya justru api di kompor yang ditinggalkannya itu malahan seketika langsung membesar dan menjilati apa yang ada di sekitarnya.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp50 juta. Karena, api juga menghanguskan beberapa perabotan rumah tangga dan alat elektronik lainnya,”jelas Suyerman.

Api baru berhasil dikuasai setelah lima unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dari BPBD Bukittinggi dan Agam berjibaku menjinakkan kobaran api, ungkapnya.(**)

Kategori:Olympic
wwwwww