Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
12 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
12 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
13 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
17 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  PON

PLN Selatpanjang Ganti kWh Pelanggan, Annas: Tidak Dikenakan Biaya

Selasa, 18 Oktober 2016 18:43 WIB
Penulis: Safrizal
pln-selatpanjang-ganti-kwh-pelanggan-annas-tidak-dikenakan-biayaAnnas Yasin Ilmianto
SELATPANJANG - Saat ini PLN Rayon Selatpanjang sedang melakukan pemeliharaan kWh setiap pelanggan prabayar. Penggantian ini dalam rangka pemeliharaan rutin.

Demikian disampaikan Kepala PLN Rayon Selatpanjang, Annas Yasin Ilmianto, Kamis (18/10/2016).

"Ia ada penggantian (kWh, red). Itu pemeliharaan rutin," ujar Annas.

Dijelaskan Annas lagi, kWh (meteran, red) dari rumah pelanggan akan digantikan dengan yang baru. Ini merupakan antisipasi dari PLN agar tidak ada yang dirugikan andai kWh pelanggan rusak sebelum diganti. "kWh nya sama-sama bagus. Tapi kan ada kelasnya yang paling bagus. Makanya kita programkan untuk diganti dengan yang baru," ujar Annas.

"Jangan sampai rusak dulu, baru diperbaiki. Kami tidak mau hal seperti itu, nanti pasti ada pihak yang dirugikan," tambah Annas.

Kerusakan kWh itu antara lain, dijelaskan Annas, ada rumah pelanggan listriknya nyala, namun pemakaian tidak terukur. "Yang tidak terukur itu akan kita tagihkan, sudah banyak terjadi," beber Annas.

Sementara itu, ketika disinggung terkait biaya, Annas memastikan tidak akan ada pungutan dari PLN. Bahkan, kata Annas, berapa sisa token akan dipindahkan ke kWh yang baru dengan sistem yang disampaikan pekerja lapangan ke kantor PLN.

"Gantinya gratis. Sisa totalnya berapa, itu bisa kita ganti. Petugas di lapangan akan melapor ke kantor. Penggantiannya melalui sistem," terang Annas. ***

Kategori:PON
wwwwww