Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
23 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
18 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
20 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
16 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
19 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Badminton
Sekilas Kabar dari Korpri

Masyarakat Jangan Asal Percaya Info Loker PNS

Masyarakat Jangan Asal Percaya Info Loker PNS
Ilustrasi. (net)
Selasa, 18 Oktober 2016 10:57 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Maraknya informasi lowongan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2016 yang banyak beredar melalui medsos atau media sosial, telah memantik tanda tanya di masyarakat tentang keotentikan kabar tersebut. Sebab, ternyata tidak semua informasi itu benar.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan sampai saat ini belum ada informasi rekruitmen CPNS untuk formasi umum. Kepala BKN Bima Haria Wibisana pun menjelaskan perihal itu.

"Sampai saat ini belum ada informasi terkait lowongan CPNS. Kebijakan ini terkait dengan program moratorium pengangkatan CPNS baru yang masih terus bergulir. Perekrutan masih wacana dan menunggu kebijakan Presiden Joko Widodo," katanya.

Bima pun meminta masyarakat supaya berhati-hati terhadap semua informasi yang disampaikan soal lowongan CPNS. "BKN ingin mencegah jangan sampai makin banyak masyarakat yang terjebak dan menjadi korban penipuan bermodus rekrutmen CPNS baru. Memang tidak semua informasi itu palsu, hanya saja belum boleh diumumkan dan menunggu persetujuan Presiden," ungkapnya.

Bima pun mewanti-wanti masyarakat segera saja melapor apabila ada oknum yang mengaku pegawai pemerintah mengimingi menjadi CPNS baru dengan membayar sejumlah tertentu. "Jangan sampai setelah kehilangan uang ratusan juta baru melapor," kata Bima mengingatkan.

Hal senada, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) pun menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada pengumuman resmi dari pemerintah mengenai rencana penerimaan dan seleksi CPNS.

"Sampai saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai rencana dan jadwal seleksi CPNS, seperti yang marak beredar di sosial media," kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Herman Suryatman yang dilansir dari laman menpan.go.id.

Diingatkannya juga bahwa banyak oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Kementerian PAN-RB tentang dibukanya penerimaan CPNS tahun 2016. "Selain info yang beredar bukan dari web resmi kami, itu hanyalah berita hoax," Herman kembali menandaskan.

Herman menyatakan, semua informasi terkait penerimaan CPNS dan pemberitahuan lainnya akan dipublikasikan melalui website resmi Kementerian PAN-RB, yaitu www.menpan.go.id/.

"Pantau terus web Menpan, karena setiap informasi resmi dikeluarkan dari situs resmi tersebut," tegas Herman.

Dia menambahkan, Kementerian PAN-RB juga memberikan fasilitas untuk mengajukan berbagai pertanyaan maupun laporan pengaduan terkait kebenaran informasi tersebut melalui alamat e-mail: [email protected]. Masih belum yakin? Masyarakat bisa datang langsung ke kantor Kementerian PAN-RB Jl. Jend Sudirman Kav. 69 Jakarta Selatan. (*/dnl)

wwwwww