Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
11 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
9 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
10 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
9 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
13 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  Umum

USAID Prioritas Anak Pasee Cepat Membaca

USAID Prioritas Anak Pasee Cepat Membaca
Kabid Dikdas, Dinas Pendidikan Aceh Utara saat membuka pelatihan buku bacaan berjenjang (B3) di guus 2 Syamtalira Aron. [Ist]
Selasa, 18 Oktober 2016 19:31 WIB
Penulis: Ilyas Ismail

LHOKSUKON- 130 sekolah yang bergabung dalam gugus 17 dampingan USAID Prioritas di jajaran Dinas Pendidikan Aceh Utara, mengikuti pelatihan keterampilan membaca dengan menggunakan buku bacaan berjenjang (B3). Pelatihan tersebut dilaksanakan di Gugus 2 Syamtalira Aron, Aceh Utara mulai Senin (17/10/2016). Pelatihan diberikan kepada guru kelas awal. 

Program Assistant USAID Prioritas Aceh Utara dan Bireuen, Muhammad Idris dalam rilis media yang diterima GoAceh, Selasa (18/10/2016) mengatakan, dengan terlaksananya pelatihan di Gugus 2 Syamtalira Aron, berarti sudah 3.600 guru kelas awal dan kepala sekolah SD/MI mendapatkan bimtek penggunaan buku bacaan berjenjang di Aceh Utara. 

Untuk memastikan dampak dari pelatihan dan praktik B3, katanya, selama ini pihak fasilitator daerah sedang melakukan pedampingan dan monitoring di sekolah-sekolah dalam gugus yang sudah menggunakan buku tersebut. 

“Peserta pelatihan dan fasilitator daerah saat ini sedang melakukan praktik pedampingan dan monitoring untuk melihat dampak capaian serta success story bagi guru maupun anak didik. Mereka juga mengiventarisir kendala dan tantanganya selama ini,” kata Muhammad Idris. 

Sementara itu, Kabid Dikdas Disdikpora Aceh Utara Mawardi, yang membuka langsung pelatihan B3 di gugus tersebut, mengatakan, sedikitnya 51 gugus lagi di Aceh Utara harus mendapatkan sentuhan keterampilan praktik membaca buku bacaan berjejang.

Editor:TAM
Kategori:Umum
wwwwww