Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
10 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
10 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
5 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
5 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
4 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
5 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  PON

Aliansi Mahasiswa Sumut Demo Tuntut Hentikan Pembungkaman Hak Demokratis Mahasiswa

Aliansi Mahasiswa Sumut Demo Tuntut Hentikan Pembungkaman Hak Demokratis Mahasiswa
Aliansi Mahasiswa Sumut Berunjuk Rasa di Jalan Setia Budi Medan.
Kamis, 27 Oktober 2016 14:51 WIB
Penulis: Kamal
MEDAN - Ratusan mahasiswa terdiri dari berbagai Universitas tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara menggelar unjuk rasa di Jalan Setia Budi Tanjung Sari Medan, Kamis, (27/10/2016).

Dalam aksi yang dimulai dengan longmarch dari kampus Universitas Sumatera Utara (USU), Jalan Dr. Mansyur Medan menuju Kantor Wilayah (Kanwil) Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) tersebut, para mahasiswa mengeluarkan pernyataan sikap yang menuntut penghentian pembungkaman hak demokratis mahasiswa Sumatera Utara.

"Cabut putusan rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) tentang Drop Out (DO) 24 mahasiswa UMSU," kata Boy, koordinator aksi dari Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (FIS -UNIMED) yang didampingi koordinator lapangan, Herbet dari Fisipol UMSU.

Pantauan di lapangan, ratusan mahasiswa terus bergerak maju meuju Kanwil Kopertis lalu dilanjutkan menuju gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) di Jalan Imam Bonjol Medan dengan meneriakkan yel - yel sembari meembentangkan spanduk yang bertuliskan 'Tolak Liberalisasi Dalam Dunia Pendidikan'.

Terpisah, Rektor UMSU melalui Humas UMSU, Ribut Priadi yang dihubungi lewat jaringan telepon terkait hal itu mengatakan keputusan tentang DO mahsiswa tersebut sudah bersifat final. "Surat Keputusan Rektor tentang pemberhentian 24 mahasiswa tersebut sudah bersifat final dan tidak akan dicabut lagi," tegas Ribut.

Selain persoalan di UMSU, mahasiswa juga menyuarakan persoalan - persoalan yang mereka nilai terkait pembungkaman mahasiswa di beberapa kampus yang ada. Bahkan, para demonstran menganggap apa yang dilakukan pihak kampus merupakan tindakan fasis dan pengekangan demokrasi.

Berikut isi pernyataan sikap para mahasiswa yang dibacakan dalam aksi demonya ;

1. Cabut putusan rektor UMSU Nomor 3118 tentang DO mahasiswa UMSU.
2. Cabut putusan dekanat FIS UNIMED tentang skorsing mahasiswa UNIMED.
3. Buka ruang demokrasi, kebebasan berorganisasi, berpendapat, berekspresi dan mimbar akademis seluas - luasnya bagi mahasiswa.
4. Tolak komersialisasi dan liberalisasi dunia pendidikan.
5. Wujudkan pendidikan gratis, ilmiah, objektif dan bervisi kerakyatan.
6. Cabut Undang - undang Pendidikan Tinggi (Dikti) serta hentikan segala bentuk komersialisasi pendidikan lainnya srbagai dalang utama berbagai permasalahan di kampus.

Editor:Arif
Kategori:Umum, PON
wwwwww