Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
13 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
12 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
6 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Home  /  Berita  /  Badminton

Waspadalah! Ini Penjelasan PT KAI, Mengapa Mesin Mobil Sering Mati Di Atas Rel

Waspadalah! Ini Penjelasan PT KAI, Mengapa Mesin Mobil Sering Mati Di Atas Rel
Ilustrasi
Jum'at, 28 Oktober 2016 13:43 WIB
PADANG - Hati-hati bila menerobos palang pintu kereta Api, kena tabrakan satu kali saja sudah hancur, maka itu di ingatkan pada pengendara roda dua dan empat dan sebagainya, saat melintasi rel kareta api, harus waspada dan hati-hati.

Mari kita simak Penjelasan kenapa mesin mobil sering mati di atas perlintasan rel Kareta Api (KA), kita tahu di kota ini sering terjadi kecelakaan dan musibah di tabrak KA, sehingga terjadi korban jiwa yang sia-sia di sebabkan kurang mematuhi rambu-rambu dan petunjuk dari PT KAI.

Semuanya itu, suatu kelalaian pengendara, seharusnya saat melintas rel KA, pengemudi melihat rambu-rambu penyeberangan dan laju kendaraan di perlambat, sudah merasa nyaman baru kendaraanya melintas rel KA dan di laju kembali kendaraannya

KA memiliki Dilokomotif ada boggie (roda kereta) dimana komponen utamanya adalah dinamo, di dalam dinamo ada unsur magnit yg cukup besar, jika lokomotif seri CC berarti ada 3 rangkaian boggie (6 buah dinamo besar).

Hal ini berdampak pada rel yg terbuat dari baja dapat menghantarkan medan magnet yang sanagt besar sekali sejauh 1KM dari lokomotif.

Saat kendaraan bermotor melintasi rel KA biasanya menggunakan kecepatan rendah, apabila pengendara tdk memindahkan gigi mesin yg lebih rendah maka putaran mesin dinamo kendaraan bermotor dan koil yang ada dapat seketika mati akibat faktor medan magnit boggie KA yg di hantarkan oleh rel KA sangat besar dan kuat, sehingga mesin kendaraan mati mendadak.

Oleh karena itu petugas JPL selalu menutup pintu perlintasan sebelum KA mendekati perlintasan (berjarak -+ 3 Km). Bila ada pengemudi tetap menerobos/melintasi rel KA yg berjarak kurang dr 1 Km akan mengakibatkan mesin dinamo dan koil mobil yg sdh lemah dpt mati karena medan magnet KA di rel sangat besar.
Bila hal ini terjadi segera keluar dari mobil anda, karena mesin mobil akan susah untuk di stater kembali.

Maka di sarankan jgn melintasi rel KA bila sudah terlihat KA walaupun masih berjarak 1 Km dari perlintasan sebidang demi keselamatan anda, Ingat KA tidak bisa mengerem mendadak krn roda dan rel terbuat dari baja sehinga tiddk ada friksi, rata - rata KA akan berhenti sejauh 800 M setelah di rem. (Bagas Senoadji/PPNS Perkeretaapian),

Lebih Baik Kehilangan Waktu 1 Menit Daripada Kehilangan Nyawa Dalam 1 Menit. (**)

Editor:Calva
Kategori:PON, Badminton, Sumatera Barat
wwwwww