Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
14 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
15 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
11 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
9 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
9 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
7 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Home  /  Berita  /  Riau

Meski Lumbung Energi, Riau Bisa Kekeringan Air dan Kehabisan Sumber Daya Alam

Meski Lumbung Energi, Riau Bisa Kekeringan Air dan Kehabisan Sumber Daya Alam
ilustrasi.
Rabu, 02 November 2016 13:17 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Masyarakat di Provinsi Riau diingatkan untuk ikut menghemat energi, mengingat sumber daya alam (SDA) tidak dapat terbarui. Baik meliputi penghematan listrik, bahan bakar minyak dan air.

"Kita harus berfikir untuk menghemat energi, pangan dan air," ungkap Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman dalam acara Rapat Koordinasi Ketenagalistrikan dan Energi Provinsi Riau di Hotel Jatra Pekanbaru, Rabu (2/11/2016) .

Baca Juga: Dengan Resgo, Siapa Saja Bisa Pantau Pemborosan Listrik di Pemprov Riau

Melihat kondisi alam yang tidak menentu, Andi Rachman menilai kekayaan Riau yang meliputi sumber daya alam melimpah belum tentu bisa menjadi jaminan kehidupan di masa depan. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat untuk berfikir dua kali sebelum bertindak dan pemborosan energi.

"Meski menjadi tempat lumbung energi, kita harus berhemat. Karena itu (energi) bersifat sementara, seperti batubara yang mulai habis. Bahkan saat kemarau, kita bisa kekeringan air," tuturnya. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww