Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
10 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
10 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
5 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
5 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
4 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
5 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Badminton

Aksi Simpatik Ditengah Keriuhan, Bawa Kantong Plastik Besar, Bapak Ibu Pendemo ini Pungut Sampah di Istiqlal

Aksi Simpatik Ditengah Keriuhan, Bawa Kantong Plastik Besar, Bapak Ibu Pendemo ini Pungut Sampah di Istiqlal
Seorang bapak dan ibu menenteng plastik besar punguti sampah di Istiqlal. (istimewa)
Jum'at, 04 November 2016 10:55 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Aksi simpatik dilakukan seorang pria dan wanita di tengah demo 4 November. Di tengah keriuhan massa, keduanya memungut sampah dengan berbekal kantung plastik besar.

Pria dan wanita itu berbagi peran. Pria berpeci itu membawa kantung plastik berwarna hitam, sedangkan sang wanita memungut sampah. Bergerak ke berbagai titik di persimpangan antara Masjid Istiqlal dan Lapangan Banteng, Jumat (4/11/2016).

Kehadiran pria dan wanita pemungut sampah itu membuat pendemo berinisiatif memberikan botol minuman yang hampir habis isinya. Mereka memasukkan sampah ke kantong sampah yang dibawa pria tersebut.

Mayoritas sampah berupa botol minuman. Sisanya sampah plastik bekas makanan.Pria dan wanita bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Dalam waktu sekejap, mereka tak tenggelam dalam kerumunan massa pendemo. ***

Sumber:Detik.com
Kategori:DKI Jakarta, Voli, Olympic, Badminton
wwwwww