Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
10 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
9 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
10 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
9 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
13 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  Badminton

Demi Ikut Demo Besok, Santri Karawang Ini Patungan Rp70 Ribu Untuk Sewa Bus

Demi Ikut Demo Besok, Santri Karawang Ini Patungan Rp70 Ribu Untuk Sewa Bus
Suasana Masjid Istiqlal malam ini. (GoNews)
Jum'at, 04 November 2016 02:15 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Berbagai cara dilakukan sejumlah masyarakat untuk mengikuti aksi unjuk rasa pada Jumat (4/11/2016), salah satunya dengan menyewa bus untuk akomodasi perjalanan menuju titik kumpul di Masjid Istiqal.

Aksi tersebut menuntut proses hukum Gubernur non aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok atas dugaan penistaan agama.

Salah satu warga asal Karawang, Fathir (23) mengaku dirinya datang bersama rekan-rekannya 10 orang urunan (patungan) sebesar Rp70.000, untuk menyewa bus.

"Kesini naik bus sekitar rombongan 10 orang. Kita patungan aja Rp70 ribu  satu orang," kata santri salah satu pesantren di Karawang.

Ia menuturkan, salah satu tujuan ikut aksi merupakan sebuah panggilan jiwa seorang muslim karena merasa Islam dilecehkan oleh satu orang yakni Ahok.

"Nggak ada nyuruh, inisiatif kami .Ini panggilan jiwa, ini sudah melecehkan Al Quran," kata Fathir.

Hal senada juga dikatakan Taufik Hidayat (20), santri asal Brebes yang juga mengikuti rombongan dari Karawang. 

Ia pun ikhlas urunan sebesar Rp70.000 dengan rekan-rekannya demi mengikuti aksi unjuk rasa.

"Nggak papa kita patungan, saya ikhlas. Ini bukan menyangkut politik, ini sudah melecehkan Al Quran. Kami tak gentar membela Islam," katanya

Lebih lanjut, keduanya berencana akan menginap di Masjid Istiqlal untuk mengikuti aksi besok. "Kami akan menginap disini. Kami juga masih menunggu teman kami dari Karawang," tandasnya. ***

wwwwww