Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
23 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
16 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
16 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
16 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
21 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  PON

Ini Kata Irwan Johan Ketika Jumpa Pendemo di Kantor DPRA

Ini Kata Irwan Johan Ketika Jumpa Pendemo di Kantor DPRA
Irwan Johan menemui para pengunjuk rasa yang tergabung di AMPD Untuk Rakyat, di depan Kantor DPRA, Banda Aceh, Rabu (9/11/2016). [Hafiz Erzansyah]
Rabu, 09 November 2016 13:27 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah
BANDA ACEH - Mahasiswa yang tergabung di Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi (AMPD) Untuk Rakyat, masih berdemo di Kantor DPRA, Banda Aceh, Rabu (9/11/2016). Setelah beberapa lama pengunjuk rasa berorasi, mereka disambut dengan kehadiran Wakil Ketua Komisi II DPRA, T Irwan Johan.

Dalam sambutannya, Irwan Johan mengatakan, mengenai kekosongan pimpinan di DPRA saat ini sangat mengganggu kinerja DPRA. "Saat ini Pak Sulaiman Abda tidak 100 persen aktif di DPRA. Posisi beliau masih diperdebatkan, dikarenakan konflik internal yang terjadi pada Golkar," ujarnya di depan para pengunjuk rasa.

‎Ia menjelaskan, secara hukum, Sulaiman Abda masih menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRA. "Secara hukum, beliau masih sah menjabat, masih memiliki wewenang dan haknya. Beliau baru bisa digantikan, setelah adanya SK dari Kemendagri, semua keputusan ada di Pusat, dalam hal ini adalah Kemendagri," jelas Irwan Johan.


‎Dirinya berharap, konflik internal yang terjadi di dalam partai berlambang pohon beringin itu, dapat terselesaikan, agar siapapun yang memimpin dapat melakukan kinerjanya di DPRA 100 persen.

"‎Soal petisi aksi yang adik-adik lakukan, saya tidak berani menandatangani. Karena kawatir nantinya akan menimbulkan masalah baru yang dinilai mencampuri urusan internal partai Golkar sendiri. Kita sudah pernah menyurati Kemendagri, tetapi Mendagri membalas dengan mengembalikan permasalahan tersebut kepada internal Golkar yang sesuai dengan SK Kemenkumham," ungkapnya.
 
 
‎Ia menambahkan, dirinya selaku perwakilan anggota DPRA mengapresiasikan aspirasi yang disampaikan para mahasiswa tersebut. "Tetapi setiap hal apapun yang diputuskan, harus ada evaluasi dari Kemendagri," tambahnya.
 
Pantauan GoAceh, puluhan para pengunjuk rasa yang sebelumnya berunjuk rasa di Kantor Gubernur Aceh tersebut, melakukan aksinya dengan pengawalan ketat puluhan aparat kepolisian dan Satpol PP yang juga menyiagakan beberapa unit mobil operasional seperti Penerangan Dalmas dan panser milik Sat Sabhara Polresta Banda Aceh.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh, PON
wwwwww