Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
9 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
7 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
7 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
5
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
8 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
11 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  PON
Kisah Veteran Angkatan 45

Sarong Ali yang Masih Bersemangat di Usia Senja

Sarong Ali yang Masih Bersemangat di Usia Senja
Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Dedy Agus Purwanto, meninjau pengerjaan rehab bangunan rumah para pejuang (veteran) Sarong Ali di Gampong Meunasah Blang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Selasa (8/11/2016), [Penrem]
Kamis, 10 November 2016 22:33 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE - Sarong Ali (96), warga Gampong Meunasah Blang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, merupakan pejuang tahun 1945. Tak banyak lagi rekan seangkatannya yang masih hidup. Namun, besarnya jasa yang telah dipersembahkan di medan perang dalam merebut kemeredekaan, tak berbanding lurus dengan kehidupannya di masa tua.

Untuk menopang hidupnya, Sarong Ali kini berjualan pada sebuah kios kecil di depan rumahnya. Ia tak peduli pada kehidupan orang lain yang jauh di atas kesejahteraan dirinya. Meski rumah yang dihuninya pun sudah hampir tak layak.

Baca: 10 Keluarga Veteran Terima Penghargaan dari Pemko Subulussalam

Namun buah dari kesabaran dan keikhlasannya selama ini, berakhir gembira. Dalam rangka hari pahlawan, PT Pelindo dan Korem 011/Lilawangsa tahun ini menggelar rehab rumah bagi veteran. Salah satu rumah yang dipilih untuk direhab adalah rumah miliknya.

Baca: Korem 011 dan Pelindo 1 Serahkan 4 Rumah Veteran yang Direhab

Meskipun usia Sarong Ali sudah hampir mencapai angka 100 tahun, namun semangatnya masih terus berkobar. Ia tampak berapiapi saat menceritakan kepada Goaceh tentang kiprahnya dalam merebut kemerdekaan.

Baca: 30 Veteran di Agara Terima Santunan

“Saya mulai berjuang pada tahun 1945. Lokasinya di wilayah Kota Lhokseumawe dan Medan, Sumatera Utara. Pada saat itu saya menggunakan senapan dan senjata api,” katanya.

Selain dari hasil berjualan, tunjangan pensiun sebagai veteran juga masih diterimanya. Sementara dari Pemko Lhokseumawe, Ia mengaku tidak pernah menerima bantuan apapun. “Selama ini Pemko tidak memberikan apapun,” katanya seraya menyebutkan tunjangan pensiun yang Ia terima perbulannya sebanyak Rp2,2 juta.

Editor:Zainal Bakri
Kategori:Hiburan, PON
wwwwww