Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
18 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
11 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
11 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
12 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
17 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  PON

Ganti KWH Pelanggan Tanpa Bisa Menunjukan Tanda Pengenal, Oknum Karyawan PLN Duri Terkesan Memaksa

Ganti KWH Pelanggan Tanpa Bisa Menunjukan Tanda Pengenal, Oknum Karyawan PLN Duri Terkesan Memaksa
ilustrasi
Jum'at, 11 November 2016 06:09 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Salah seorang warga Duri, Rita Saputri, mengunggah tautan di akun Facebooknya, Kamis (10/11/2016) mengenai oknum karyawan PLN yang datang untuk mengganti KWH lama dengan yang baru tanpa alasan atau keterangan yang kuat, sehingga menimbulkan prasangka buruk bahwa ia akan ditipu oleh oknum karyawan PLN tersebut.

Dalam tautan yang diunggah Rita tersebut intinya, seorang petugas PLN datang dan meminta izin untuk mengganti KWH dengan sedikit memaksa. Alasannya sesuai surat nomor 0017/AGA/01.01/RDW/2016 dengan perihal surat pemberitahuan peremajaan KWH Meter Prabayar.

Baca Juga: Tarif Listrik Naik

Hanya saja, masih dikatakan Rita, oknum karyawan PLN Duri itu tidak dapat menunjukan tanda pengenal dan surat tugasnya. "Jawabnnya ia hanya bisa sekarang, karena Sabtu dan Minggu sibuk," ujar Rita sambil melihat oknum petugas PLN ini mengambil foto KWH lama dan segera menggantinya dengan yang baru.

Penasaran dengan petugas PLN yang mengganti KWH ini, Rita mencoba menelfon PLN dinomor 0765123 dan menanyakan perihal itu. Sayangnya jawab pihak PLN tidak ada program PLN untuk mengganti KWH Meter Prabayar, kecuali KWH nya sudah berusia 50 tahun Kwh nya.

Baca Juga: Tarif Listrik 1300 dan 2200 Watt Turun 66 Persen

"Katanya sekarang ini Program PLN untuk melakukan pengecekan daya listrik atau meteran saja dengan maksud meteran listrik pelanggan yang bersangkutan sudah di cek oleh petugas PLN dan aman tidak ada kecurangan atau pelanggaran yang lain. Jadi kesimpulannya, sudah jelas itu petugas PLN odong-odong," ujarnya.

Tak sampai disitu saja, masih ingin mencari kebenaran lainnya, Rita juga mencoba mengklarifikasi melalui temannya yang juga bekerja di PLN. Ada sedikit pencerahaan pada penjelasan temannya tersebut, dimana program penggantian KWH itu memang benar ada dan wajib di ganti. Tetapi harus dipastikan oleh petugas yang berwewenang. Jika meterannya merek Golmet harus diganti karena tidak standar.

Sementara itu, Manager PLN Rayon Duri, Doddy Prariyadi saat dikonfirmasi GoRiau.com (GoNews Grup) membenarkan adanya peremajaan KWH meter prabayar khusus merek Glomet karena banyaknya permasalahan tekhnik ada meter prabayar (MPB) Fhase, seperti layar tiba-tiba blank dan mati sendiri. Dan nama-nama pelanggan yang wajib di ganti KWH nya itu sudah tercamtum dalam SK/2016/1-AGA.01.01/150 pada tanggal 7 September 2016.

"Petugas yang datang itu akan membawa surat pemberitahuan kepada pelanggan, sebagai dasar kuat ada program peremajaan KWH Meter Prabayar ini. Kita akan mengingatkan petugas PLN untuk membawa kartu pengenalnya dalam melakukan pekerjaan dilapangan. Kami juga berharap, pelanggan PLN Ikut mendukung kegiatan pemeliharaan KWH meter prabayar ini demi berbaikan pelayanan dan akurasi data," kata Doddy menjelaskan. *** #BENGKALIS

Kategori:PON
wwwwww