Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
10 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
10 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
5 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
5 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
4 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
5 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Riau
"Riau Menyapa Dunia"

20 Karya Seni Kontemporer Ditampilkan Disparekraf Riau Selama Lima Hari

20 Karya Seni Kontemporer Ditampilkan Disparekraf Riau Selama Lima Hari
Pembukaan Pasar Seni di Idrus Tintin. (dok. Disparekraf Riau)
Sabtu, 12 November 2016 15:43 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Seiring menggeliatnya dunia pariwisata khususnya di Provinsi Riau, Disparekraf berkomitmen mempertahankan berbagai iven baik yang sudah menjadi agenda nasional maupun yang masih berstatus agenda Provinsi.

Seperti iven yang sudah bertahun-tahun berjalan, yakni Pasar Tari Kontemporer (PASTAKOM). Tahun ini Pastakom digelar selama lima hari dari 11-15 November 2016.

Baca Juga:Tingkatkan Kesadaran Wisata Masyarakat, Hari Ini Kemenpar dan Disparekraf Riau Taja Bimtek di Pekanbaru

Tadi malam, Jumat (11/11/2016), acara tersebut resmi dibuka Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Riau, Bambang Rusdianto, yang mewakili Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Riau, Fahmizal Usman.

Acara yang menampilkan 20 karya seni pertunjukan ini berlangsung selama lima hari tersebut diselenggarakan di Anjung Seni Idrus Tintin, Bandar Seni Raja Ali Haji, Pekanbaru-Riau. 

Baca Juga: Berikut Jadwal Lengkap Iven Pasar Tari Kontemporer Disparekraf Riau

Dalam kata sambutannya, Bambang Rusdianto menjelaskan, Pemerintah Provinsi Riau (Pemprov) melalui Disparekraf berkomitmen mendukung perhelatan kesenian tersebut.

Menurutnya, pasar seni Kontemporer tersebut, merupakan kerja kreatif yang harus didukung dengan harapan akan melahirkan seniman-seniman yang dapat mengharumkan nama Provinsi Riau, baik ditingkat nasional maupun internasional. 

"Pembinaan seni murni merupakan sumber kreatif yang menjanjikan. Pastakom merupakan usaha melahirkan bakat-bakat seni yang diharapkan bisa memiliki nilai jual yang tinggi. Untuk itulah Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau akan mendukungnya. Bukan itu saja, semua acara atau iven serupa juga pastinya akan tetap kita dorong," sambut Bambang Rusdianto. 

"Dari sejarahnya, acara ini merupakan gelaran yang sudah berlangsung sejak lama, dan tahun ini masuk tahun yang ke delapan. Kami sangat mengapresiasi perhelatan ini," ucap Bambang. 

Berikut ini adalah agenda Pasar Seni Konteporer VIII 2016:

Jumat (11/11/2016)

Gelar Tari yang menghadirkan para penampil dari berbgai daerah yakni, Epi Martison dari Jakarta, Joni Andra Padang, Syaf Manefi Alamanda dari Pekanbaru dan Eri Mefri Padang.

Sabtu (12/11/2016) Masih acara yang sama yakni Gelar Tari yang dipersembahkan Emy Lestari Rokan Hulu, Ruki Daryudi Tanjung pinang, Eko Supriyanto Solo dan Iwan Irawan Pekanbaru.

Minggu (13/11/2016).

Gelar Theater yang menghadirkan, Fedly Aziz Pekanbaru, Masdison Padang dan Hangkafrawi dari Pekanbaru.

Senin (14/11/2016).

Gelar Musik dan Theater dengan para pengisi acara, Zalfandri (blacan) Pekanbaru, Angara Satria (Jangat) Pekanbaru, Willyfwie Pekanbaru, Rino Deza Paty (RRCI) Pekanbaru.

Selasa (15/11/2016).

Gelar Tari oleh Wan Harun Ismail Kampar, Fadhila Padang Panjang, Miftakhul pekanbaru, Sri Mulyani Pekanbaru, Rio Tulus Solo.

Sementara pada hari Sabtu-Minggu 12-13 November juga digelar bincang seni dan Worksop, dengan narasumber Hartati Jakarta, Oesman Abdul Hamid Singapura, Nurkholis, Padang Panjang, Yusril katil Padang Panjang, eriy Mefri Padang, Eko Supriyanto Solo. (*/dnl)

Kategori:Riau, Voli, Ekonomi, Olympic, PON
wwwwww