Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
9 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
8 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
3 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
3 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
5
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
3 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
6
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
3 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Tukang Gorengan di Dumai Pelit Kasih Cabai Rawit

Tukang Gorengan di Dumai Pelit Kasih Cabai Rawit
Ilustrasi (internet)
Sabtu, 12 November 2016 15:35 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Cabai merah sempat duduk diharga Rp110.000 per kilogram (kg) di Kota Dumai, Riau. Namun, Sabtu (12/11/201/) harga cabai merah tidak lagi pedas, diharga Rp80.000 per kg. Tapi, saat ini tukang gorengan sangat pelit (tidak banyak) memberikan cabai rawit sebagai pendamping gorengan.

Seperti yang dikatakan Agus, salah seorang pedagang di Pasar Senggol Jalan Surdirman kepada GoRiau.com, bahwa cabai rawit sebelumnya Rp48.000 per kg, kini Rp60.000 per kg.

"Cabai rawit asal Sumatera Utara dan Barat yang mengalami kenaikan. Mungkin itu juga alasan tukang gorengan sedikit (pelit) memberikan cabai rawit," ujarnya.

Bawang merah lokal juga naik menjadi Rp40.000 per kg. Sementara bawang merah impor menjadi Rp36.000 per kg. Tomat merah ikutan naik juga menjadi Rp12.000 per kg.

"Kalau informasi yang kami (pedagang) terima, karena banyak yang gagal panen. Sehingga harga pun menjadi naik," jelasnya.*** #DUMAI

Kategori:Ekonomi
wwwwww