Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
10 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
10 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
5 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
5 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
4 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
5 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Riau

Wilayah Hulu dan Hilir Sungai Rentan Banjir, Masyarakat Riau Diajak Jaga Alam

Wilayah Hulu dan Hilir Sungai Rentan Banjir, Masyarakat Riau Diajak Jaga Alam
Banjir di Siak Hulu, Kampar, Riau, tahun 2015 lalu. (Foto: Ratna SD)
Senin, 14 November 2016 11:38 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memprediksi puncak musim penghujan akan melanda Riau pada bulan November 2016. Ini diprediksi akan berlangsung hingga pertengahan Desember, yang terjadi merata di hampir seluruh Kabupaten di Provinsi Riau. Intensitasnya mulai dari ringan hingga sedang, dengan disertai petir.

Berkaitan dengan ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sedari awal mulai mengantisipasi sejumlah wilayah di Provinsi Riau yang rawan banjir, seperti Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Indragiri Hulu, dan Kuantan Singingi.

"Kita tetap bersiaga dengan kondisi cuaca di hulu sungai. Kalau hujan lebat di hulu, pasti di hilir dapat limpahan banjir. Ini perlu diperhatikan," kata Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Senin (14/11/2016).

Menurut Andi Rachman, beberapa hal yang perlu dilakukan, diantaranya tindakan preventif dengan memberikan informasi cuaca dan menjalin komunikasi antar lintas sentoral.

Kemudian sebagai tindakan pencegahan banjir jangka panjang, wilayah bagian hulu sungai diminta untuk menjaga lingkungan dan dilarang keras merusak hutan.

"Kalau kondisi alam terjaga, Insya Allah dapat membantu masyarakat yang di hilir terhindar dari banjir juga," tuturnya. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww