Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
23 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
20 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
24 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
20 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
7 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
20 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Beladiri

Berkelahi, Seorang Warga Pangean Kuansing Alami Luka Robek di Kepala

Berkelahi, Seorang Warga Pangean Kuansing Alami Luka Robek di Kepala
ilustrasi
Senin, 28 November 2016 11:00 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - HC alias Andik, warga Pulau Tengah Kecamatan Pangean, Kuantan Singingi (Kuansing), Riau harus meringis kesakitan setelah sebilah parang yang ia tangkis mengenai kepalanya. Akibatnya, ia menderita luka sepanjang 5 cm, bahkan parang tersebut mengenai tulang tengkoraknya.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu, (27/11/2016) sore, sekitar pukul 17.00 Wib. Ketika itu, Andik sedang berada di Pasarbaru Pangean. Tiba-tiba ia diserang oleh Swl bersama keponakannya. Pelaku langsung melayangkan sebilah parang.

Mendapat serangan itu, Andik langsung menangkis dengan sepotong kayu. Kendati berusaha menangkis, parang tersebut tetap mengenai kepalanya. Akibatnya, darah bercucuran dengan deras.

Melihat Andik berdarah, Swl bersama keponakannya kabur mengendarai sepeda motor. Sedangkan Andik langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Menurut Kapolres Kuansing, AKBP Dasuki Herlambang, SIk, MH, perkelahian keduanya diduga ada dendam. Sebab, beberapa jam sebelum peristiwa itu, Andik sempat menyerang pelaku.

"Ia (korban) menendang pekaku yang sedang naik motor. Tapi pelaku tak jatuh dan pulang mengambil sebilah parang," ujar Kapolres melalui Kasubag Humas AKP G Lumban Toruan, Senin (28/11/2016) pagi.

Hingga saat ini, lanjut Lumban, pelaku masih kabur dan masuk dalam daftar pencarian orang.

"Korban sudah mendapat perawatan, sementara pelaku masih kita kejar," tegas Lumban.***

Kategori:Beladiri
wwwwww