Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
17 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
15 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
11 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
12 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
19 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Home  /  Berita  /  Riau

Kata Andi Rachman, Inilah Rekomendasi KPK Soal Penerapan TPP di Riau

Kata Andi Rachman, Inilah Rekomendasi KPK Soal Penerapan TPP di Riau
Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman. (Foto: Ratna SD)
Selasa, 29 November 2016 16:28 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman memberi gambaran rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal pemberian Tambahan Pendapatan Pegawai (TPP) dan Tunjangan Profesi Pekerjaan (jasa pelayanan kesehatan) yang tidak bisa dilakukan dengan sistem double account atau mendapatkan ganda.

"Rekomendasi (Workshop KPK) di Bandung, TTP itu diberikan tanpa tunjangan-tunjangan yang lain. Satu saja," kata Gubernur Riau yang kerap disapa Andi Rachman kepada GoRiau.com di Kantor Dekranasda Provinsi Riau, Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru, Selasa (29/11/2016).

Kendati demikian, orang nomor satu di Riau ini belum bersedia berbicara banyak. Pasalnya, sejumlah pihak terkait tengah melakukan konsolidasi dan proses pembicaraan bersama rumah sakit milik daerah, diantaranya RSUD Arifin Achmad, RSJ Tampan dan RS Petala Bumi.

"Pak Sekda pun mendiskusikan ini dengan BKN (Badan Kepegawaian Negara). Kalau bisa sore ini rapat bersama pak Sekda dan pihak terkait untuk mendudukan persoalan TPP," tuturnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Provinsi Riau, Asrizal pun enggan berkomentar banyak sebelum duduk perkara penetapan TPP dibahas bersama seluruh pihak terkait. Menurutnya, persoalan TPP ini cukup sensitif dan menyangkut hajat orang banyak.

"Sedang dikonsolidasikan dengan pihak terkait," singkat Asrizal ketika berbincang kepada GoRiau.com, Selasa pagi. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww