Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
19 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
19 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
15 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
15 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  PON

Akademisi Minta Gaji Guru Kontrak Dinaikkan

Akademisi Minta Gaji Guru Kontrak Dinaikkan
Iswadi
Rabu, 30 November 2016 19:29 WIB
Penulis: Amiruddin

SIGLI – Pemerintah Aceh diminta untuk memberi perhatian kepada guru kontrak yang telah mengabdi bagi dunia pendidikan di daerah ini. Selain memperpanjang kontrak mereka, tingkat kesejahteraan para guru kontrak juga sangat memprihatinkan.

“Kami meminta kepada Pelaksana Tugas Gubernur Aceh untuk menaikkan gaji guru kontrak tersebut yang masih jauh dari sejahtera sesuai dengan upah minimum provinsi. Mereka bertugas sangat jauh, kemudian gaji atau honor yang mereka terima itu tidak sebanding dengan kebutuhan mereka," kata salah seorang akademisi, Iswadi, kepada GoAceh, Rabu (30/11/2016).

Baca juga

414 Guru SMA dan SMK se-Aceh Berprestasi Ikut Seleksi

Sinung Widodo Latih 400 Guru Paud di Aceh Timur

Aceh memiliki anggaran yang besar. Karena itu kata Dia, pembangunan Aceh jangan hanya diperuntukkan bagi pembangunan fisik saja, tapi yang lebih penting adalah kualitas sumber daya manusia. “Kalau guru berkualitas pendidikan akan berkualitas juga," katanya.

Baca juga

Ribuan Santri MUQ Langsa Rayakan Hari Guru

Oknum Guru SMK di Pluit Ditangkap Polda Metro, Diduga Penyebar Isu Rush Money

Ia juga meminta agar guru yang bertugas di daerah terpencil, insentifnya ditingkatkan. “Apakah itu tunjangan transportasi atau apa namanya, kalau bisa ini ditambah. Seperti guru yang bertugas di Pulau Simeulue.  Untuk ke sana saja sudah luar biasa, ditambah lagi dengan kehidupan yang memprihatinkan,” katanya.

Editor:TAM
Kategori:PON
wwwwww