Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
12 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
12 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
12 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
17 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Riau

Latah, Gubernur Riau juga Bentuk Tim Restorasi Gambut

Latah, Gubernur Riau juga Bentuk Tim Restorasi Gambut
Lahan gambut
Jum'at, 16 Desember 2016 09:40 WIB
Penulis: Fahrul Rozi
JAKARTA - Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman mulai latah dan ikut-ikutan. Pasalnya, meski aturannya tidak ada, Pemprov Riau juga membentuk tim Restorasi Gambut yang nantinya akan didanai melalui APBD Provinsi Riau. Jika Badan Restorasi Gambut dibentuk secara resmi lewat Peraturan Presiden No tahun 2016 tentang Badan Restorasi Gambut, tim Restorasi Gambut justru tidak mengacu kepada perundang-undangan yang lebih tinggi.

Selain itu, sesuai dengan Peraturan Presiden No 1 tahun 2016 tersebut, Gubernur Riau juga masuk sebagai Tim Pengarah Teknis bersama dengan Gubernur Provinsi Jambi, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan dan Gubernur Provinsi Papua.

''Provinsi Riau juga sudah membentuk tim restorasi gambut yang bekerjasama dengan BRG dan berkantor di kantor Gubernur. Kami harapkan transfer teknologi sehingga kader-kader muda aparat sipil yanga ada di Riau bisa ikut lansung mengikuti perkembangan apa yang dilakukan BRG," papar Arsyadjuliandi Rachman pada acara Simposium Lahan Gambut Internasional Tahun 2016 di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (15/12/2016).

Dalam paparannya, Gubri yang akrab disapa Andi Rachman menyatakan Provinsi Riau berkomitmen bekerjasama mendukung restorasi gambut karena mayoritas lahan di daerah ini terdiri atau sekitar 56,42 persen merupakan lahan gambut.

"Kami menyambut baik penyempurnaaan regulasi dan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah pusat sebagai terobosan baru untuk perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut. Harapannya, penguatan regulasi ini dapat memberi dorongan bagi daerah untuk bersama-sama melakukan upaya restorasi lahan gambut," kata Gubri Andi Rachman.

Saat ini, Pemprov Riau sudah membangun kerjasama dengan semua lintas sektor baik itu dinas maupun badan maupun dan lainnya baik dalam hal kewenangan maupun anggaran. Selain itu, menurut Andi Rachman, kedepan Pemprov Riau juga akan membentuk Unit Pelayanan Teknis (UPT) restorasi gambut yang fokus menangani masalah gambut. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Riau, Voli
wwwwww