Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
9 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
9 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
10 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
10 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Beladiri

388 Kasus Kejahatan Terjadi Sepanjang Tahun 2016 di Inhil, Pencurian dengan Pengrusakan Paling Mendominasi

388 Kasus Kejahatan Terjadi Sepanjang Tahun 2016 di Inhil, Pencurian dengan Pengrusakan Paling Mendominasi
Sabtu, 31 Desember 2016 15:40 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN- Sepanjang tahun 2016, sebanyak 388 kasus kriminal terjadi di Inhil, dari 388 itu, pencurian dengan pengrusakan (curat) paling mendominasi yaitu sebanyak 78 kasus.

Setelah curat, di posisi kedua ditempati oleh pencurian dengan kekerasan (curas), yaitu dengan 38 kasus kemudian diikuti kasus pencurian 34 kasus.

Hal tersebut seperti yang dipaparkan oleh Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung saat press rilis di Mapolres Inhil, Sabtu (31/12/2016).

Dibandingkan tahun 2015, yaitu sebanyak 354 kasus, tahun 2016 ini terjadi kenaikan sebanyak 34 kasus.

Kapolres Inhil mengakui, yang menjadi kesulitan Polres Inhil saat ini adalah kurangnya jumlah Babinkamtibmas yang ditempatkan di desa-desa.

Dimana, dari 236 desa dan kelurahan, hanya 72 desa dan kelurahan yang memiliki Babinkamtibmas.

''Kami berharap untuk tahun 2017 mendatang, jumlah Babinkamtibmas bisa ditambah, sehingga untuk penanganan tindak kriminilitas juga bisa diminamalisir,'' tukas Dolifar Manurung.***#INHIL

Kategori:Beladiri
wwwwww