Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
MPR RI
8 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
2
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Pendidikan
7 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
3
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
4 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
4
Eva Yuliana Kutuk Pembunuhan terhadap Editor MetroTV
DPR RI
21 jam yang lalu
Eva Yuliana Kutuk Pembunuhan terhadap Editor MetroTV
5
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Ekonomi
4 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
6
Andri Muladi Siap Penuhi Panggilan Borneo FC
Sepakbola
5 jam yang lalu
Andri Muladi Siap Penuhi Panggilan Borneo FC
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Speedboat Terbakar, Pak Sekda Nyaris Terpanggang, Untung Cepat Lompat ke Laut

Speedboat Terbakar, Pak Sekda Nyaris Terpanggang, Untung Cepat Lompat ke Laut
Petugas dan warga saat mengevakuasi speadboat yang terbakar, Minggu (29/1). (foto: Hariyanto Teng/Malut Post/jpnn.com)
Senin, 30 Januari 2017 09:32 WIB

TERNATE - Sebuah Speedboat yang membawa 4 orang penumpang dan anak buah kapal (ABK) terbakar di jalur penyeberangan angkutan laut Ternate, Maluku Utara, Minggu (29/1/2017) sore.

Peristiwa tersebut terjadi di rute penyeberangan Kota Baru-Sofifi, sekitar pukul 17.45 WIT.

Seperti diberitakan Malut Post, speedboat dengan nama Tomadore yang dinakhodai oleh AR alias Ardianto (27), warga Sofifi itu terbakar saat berjarak sekitar 50 meter dari dermaga Kota Baru.

Kebakaran itu diduga dipicu percikan api yang keluar dari mesin speedboat. Api kemudian merembet hingga mengenai dua mesin lainnya dan terjadi kebakaran.

Hanya saja, penumpang yang melihat kebakaran langsung melompat keluar dari speedboat dengan menggunakan pelampung.

Di dalam speedboat tersebut juga ada seorang pejabat daerah yakni Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Halmahera Timur (Haltim) Moh. Abd Nasar.

Nasar nyaris terpanggang saat api mulai membesar. Hanya saja saat kebakaran, dia sempat mengamankan diri dan melompat ke laut.

Menurut motoris Adrianto (27), kejadian tersebut berawal saat speedboat hendak bertolak dari dermaga Kota Baru dengan jarak 50 meter.

Saat itu dirinya baru menyalakan dua mesin yang ada di speedboat tersebut. Setelah berjarak 50 meter, dirinya kemudian menyalakan satu mesin lagi yang berada di tengah-tengah antar dua mesin lainnya.

"Saat bertolak dari dermaga, ada dua mesin yang sudah hidup. Saat mau dinyalakan mesin yang ketiga yang ada di tengah antara dua mesin itu, tiba-tiba terjadi percikan api yang keluar. Akhirnya merembet ke dua mesin lainnya dan terjadi kebakaran," aku Adrianto.

Dia mengatakan, tidak ada unsur kesengajaan lain seperti ada penumpang yang merokok hingga terjadinya kebakaran.

"Pemicunya itu terjadi percikan di mesin, saat saya star mesin yang ketiga tidak hidup-hidup. Saat star lagi, tiba-tiba apinya keluar dan merembet. Akhirnya kebakaran," terangnya.

Sementara itu, Danpos Kota Baru, Halik Abdullah saat diwawancarai mengatakan speedboat itu bukan speedboat giliran melainkan dicarter penumpang.

"Itu sepedboat pake. Jadi kami juga sudah lakukan pengecekan atas busi mesin itu, dan memang masih layak," katanya.

Hanya saja, Halik belum bisa pastikan penyebab dari kebakaran speedboat tersebut.

"Yang pastinya informasi yang kami dapat, kejadiaan itu berawal dari percikan mesin yang di tengah. Pas dihidupin tiba-tiba ada percikan api dan akhirnya merembet ke mesin lainnya. Akhirnya terjadi kebakaran," katanya.

Dirinya mengaku bahwa sejumlah penumpang selamat pascakebakaran itu.

"Penumpangnya selamat termasuk Sekkab Haltim itu. Mereka semua sudah diamankan oleh speedboat lain pascakebakaran," ujarnya.

Di tempat terpisah, Kadishub Kota Ternate, Thamrin Alwi menegaskan akan memanggil petugas di lapangan agar meminta keterangan terkait kebakaran tersebut.

"Besok (hari ini, red) saya panggil untuk minta keterangan, apakah sebelum diizinkan berangkat, periksa nggak. Dan kami akan lakukan pengecekan seluruh speedboat yang ada di Kota Baru maupun di pelabuhan lainnya. Jika tidak layak, kami tidak izinkan untuk berlayar," tegasnya. (jpnn)

Editor:Arie RF
Sumber:jpnn.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Maluku Utara

wwwwww