Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
21 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
22 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Miris... Nenek Berusia 105 Tahun Temukan Cucunya Gantung Diri

Miris... Nenek Berusia 105 Tahun Temukan Cucunya Gantung Diri
ilustrasi
Sabtu, 04 Februari 2017 10:06 WIB

KOTABARU - Warga Desa Binturung, Kecamatan Pamukan Barat , Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan dibuat geger.

Warga digemparkan peristiwa kematian seorang ibu rumah tangga dalam keadaan tragis, Rabu (1/2/2017) lalu.

Korban diketahui bernama Ripah (21), tewas mengenaskan karena dalam kondisi tubuh tergantung di langit-langit rumah di RT 04, RW 01, Desa Binturung, Kecamatan Pamukan Barat.

Diperoleh informasi, orang pertama mengetahui Ripah yang mengakhiri hidup dengan tragis, adalah Lailam (105). Saksi pertama mengetahui kejadian tersebut tidak lain adalah nenek korban sendiri.

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SIK melalui Kasubag Humas Tuti Sulistyowati membenarkan kejadian dialami seorang ibu rumah tangga tersebut.

Menurut Tuti, berdasarkan keterangan saksi sebelum kejadian, pada Rabu (1/2/2017) sekitar pukul 06.55 Wita, korban keluar rumah bersama anaknya menuju ke rumah neneknya.

Korban pergi ke rumah neneknya yang berada di belakang rumah korban berbarengan dengan suaminya, Ridwan yang saat itu akan berangkat bekerja.

"Sesampainya di rumah neneknya korban asik bermain hp dan sekitar pukul 07.30 wita korban pulang ke rumahnya seorang diri," katanya. (tnc)

Editor:Arie RF
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Badminton, Olympic, Kalimantan Selatan
wwwwww