Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
19 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
20 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
15 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
15 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Pukuli Puluhan Murid Hingga Memar, Kepsek SMP Yayasan Kartini Berurusan Dengan Polisi

Pukuli Puluhan Murid Hingga Memar, Kepsek SMP Yayasan Kartini Berurusan Dengan Polisi
Ilustrasi
Sabtu, 04 Februari 2017 10:41 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Oknum Kepala Sekolah Menegah Pertama Yayasan Kartini di Kabupaten Rohil, Provinsi Riau dibawa ke Mapolsek Panipahan, usai dilaporkan orangtua murid yang kesal lantaran anak mereka dipukuli.

Sang oknum berinisial MS tersebut dijemput aparat berwajib ke yayasan tempatnya berdinas. Saat itu pria 57 tahun ini tengah berada di ruangan Kepsek dan langsung dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangannya.

Menurut data kepolisian, ia diduga sudah melakukan tindak kekerasan terhadap anak, yang tak lain murid di yayasan tersebut. Tak tanggung-tanggung, ada sekitar 46 orang murid yang dipukuli oleh lelaki yang beralamat di Kecamatan Palika ini.

"Menurut keterangannya ada 46 orang murid yang diduga dipukuli oleh terlapor (MS). Kejadian pemukulan ini pada Kamis (2/2/2017) kemarin di dalam ruang kelas," ungkap Paur Humas Polres Rohil, Aiptu Yusran Pangeran Chery.

Akibat pemukulan tersebut, sejumlah korban mengalami memar di pipi dan ada juga yang mengalami lecet di telinga. Mengetahui hal ini, orangtua murid pun melaporkan sang oknum Kepala Sekolah ke polisi.

"Kita sudah memeriksa keterangan saksi-saksi dan mengamankan terlapor. Kita juga tengah mendata korban (pemukulan). Pihak PPA Polres Rohil juga sudah koordinasi," kata Yusran kepada GoRiau.com (GoNews Group), Sabtu (4/2/2017).

Korban yang diduga dipukuli oleh MS itu juga sudah dibawa ke Puskesmas Panipahan untuk divisum sebagai alat bukti kepolisian untuk menjerat sang Kepsek ini. "Kita masih dalami kasusnya," tutup Paur Humas. ***

wwwwww