Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
18 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
19 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
15 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
15 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
13 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Tak Mau Tanggung Jawab, Seorang Pemuda di Pekanbaru ini Dipolisikan Usai 'Gituin' Pacarnya di Semak-semak

Tak Mau Tanggung Jawab, Seorang Pemuda di Pekanbaru ini Dipolisikan Usai Gituin Pacarnya di Semak-semak
Ilustrasi (internet)
Sabtu, 04 Februari 2017 10:43 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Seorang pria, Th (40) mendatangi Polsek Tenayan Raya, Jumat (3/2/2017) untuk melaporkan dugaan pencabulan yang dilakukan oleh seorang pemuda berinisial Ad (17) terhadap putrinya yang masih berusia 13 tahun.

Kasus pencabulan itu sendiri terkuak, Minggu (29/1/2017) lalu, saat Mawar (nama samaran) pamit untuk pergi belajar kelompok di rumah temannya, hingga pukul 15.00 WIB.

Usai belajar kelompok itulah, Ad yag merupakan pacar korban, datang menjemput dan menawarkan untuk mengantar korban pulang ke rumahnya. Namun, ternyata itu hanya modus pelaku.

Bukannya mengantar korban pulang ke rumahnya, pelaku justru membawa korban ke semak-semak di jalan Palembang Ujung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Di sana pelaku mulai melancarkan aksinya.

Dengan bujuk rayu, pelaku berusaha agar korban bersedia melayani perbuatan bejadnya. Tapi korban menolak. Tak terima, akhirnya pelaku memaksa korban agar mau berhubungan badan dengannya.

Setelah puas, lantas pelaku mengantar korban pulang ke rumahnya. Saat itu lah, korban menceritakan apa yang dialaminya itu kepada orangtuanya. Awalnya, orangtua korban berusaha menyelesaikan secara kekeluargaan.

Namun, karena tak ada maksud dari pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ayah korban akhirnya mengamil langkah hukum dan melaporkan kasus dugaan pencabulan itu ke Polisi.

BACA JUGA:

. Baru Jadian, Siswi SMP di Pekanbaru ini 'Digituin' Pacar, Orangtua Lapor Polisi

. Diajak Tinggal Serumah, Abg di Pekanbaru ini Belasan Kali Dicabuli Pacar

Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Rachmad Wibowo, saat dikonfirmasi, Sabtu (4/2/2017) membenarkan adanya kasus dugaan pencabulan itu dan saat ini ditangai Polsek Tenayan Raya.

"Laporannya sudah diterima, saat ini kasusnya sedang diselidiki. Sementara ini, korban, serta sejumlah saksi sudah dimintai keterangannya. Jika terbukti, pelaku dijerat undang-undang perlindungan anak," pungkas Kasubag.***

wwwwww