Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
21 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
21 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Badminton

Usai Dimarahi Zumi Zola, Insentif Pegawai Rumah Sakit Malah Naik

Usai Dimarahi Zumi Zola, Insentif Pegawai Rumah Sakit Malah Naik
Sidak Zumi Zola di RSUD Raden Mattaher Jambi. (foto: liputan6.com)
Sabtu, 04 Februari 2017 07:30 WIB

JAMBI - Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Gubernur Zumi Zola di RSUD Raden Mattaher Jambi tak hanya berimbas positif bagi pasien. Ratusan pegawai di rumah sakit terbesar di Jambi itu juga kecipratan berkah karena insentif mereka akan dinaikkan.

Pelaksana Tugas (Plt) Dirut RSUD Raden Mattaher Jambi Iwan Hendrawan mengatakan, uang insentif dinaikkan beragam bagi para petugas honorer.

Untuk petugas yang semula Rp 18.000 akan dinaikkan menjadi Rp 26.000, sedangkan untuk insentif yang sebelumnya Rp 22.000 naik menjadi Rp 30.000.

"Begitu juga insentif bagi para dokter. Insentif yang semula Rp 140.000 naik menjadi Rp 160.000," ujar Iwan di Jambi, Kamis, 2 Februari 2017.

Menurut Iwan, insentif tersebut dialokasikan untuk satu kali jaga. Dalam satu hari, petugas medis mendapat tugas dua kali jaga dengan kewajiban kerja 8 jam.

"Kenaikan (insentif) ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan rumah sakit," ujar Iwan.

Iwan sebelumnya sempat meminta maaf kepada seluruh masyarakat usai RSUD Raden Mattaher Jambi disidak Gubernur Zumi Zola. Kepada Zumi Zola, Plt RSUD Raden Mattaher itu berjanji akan segera memperbaiki kinerja dan pelayanan.

Pada pertengahan Januari 2017 lalu, Gubernur Jambi itu sempat mengamuk saat mendapati sejumlah tenaga medis tertidur pulas saat jam jaga. Saking marahnya, mantan artis tanah air itu sampai membanting kursi dan menendang tong sampah.

Video kemarahan Zumi Zola ini sempat menjadi viral di media sosial. Namun, banyak warga Jambi yang justru mendukung sikap suami Sherrin Tharia itu. Beberapa pasien bahkan mengaku para petugas medis di RSUD Raden Mattaher menjadi lebih ramah dan sigap usai disidak gubernur.(lpc)

Editor:Arie RF
Sumber:merdeka.com
Kategori:Jambi, Badminton
wwwwww