Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
23 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
20 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
16 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Home  /  Berita  /  Badminton

M. Yassir, Bertekad Membawa 'Ayam Kinantan' ke Kasta Tertinggi

Selasa, 07 Februari 2017 12:59 WIB
Penulis: Agung

MEDAN - Kembali memperkuat skuat PSMS Medan untuk kompetisi Liga 2, M. Yassir bertekad membawa ayam kinantan ke tangga juara dan promosi ke Liga 1.

Menurut pemain yang musim lalu memperkuat PSMS pada gelaran TSC B ini mengatakan, sangat bangga dapat berkostum ayam kinantan lagi. Ia bertekad tampil lebih baik dari musim sebelumnya.

"Alhamdulillah, sangat senang diberi kesempatan lagi, secara pribadi saya bertekad konsisten tampil baik di setiap pertandingan dan ingin membawa PSMS berkompetisi di kasta tertinggi," ujarnya kepada GoSumut, Selasa (7/2/2017).

Yassir mengaku tidak akan menyianyiakan kesempatan yang kembali datang kepadanya. Karena hal itu, ia bertekad untuk terus berlatih dan beradaptasi dengan program latihan dari pelatih kepala, Mahruzar Nasution.

"Berlatih keras, adaptasi dalam metode latihan coach Mahruzar yang menuntut kita bermain secara cerdas, coach juga menerapkan disiplin tinggi, yang saya pribadi rasa baik untuk perkembangan kemampuan saya dan untuk tim," ujarnya.

Mantan pemain PSMS U-21 ini juga mengomentari tentang regulasi pembatasan usia yang diberlakukan oleh PSSI. Menurutnya, terlepas dari banyaknya kontra, hal ini sangat menguntungkan dirinya dan para pemain muda.

"Regulasi ini menguntungkan kami para pemain muda, semakin memperlebar peluang untuk kami menembus tim senior," ujarnya.

Editor:Wewen
Kategori:Sumatera Utara, Badminton, Non Olympic
wwwwww