Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
17 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
17 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
10 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
19 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
19 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  PON

BPBD Galus Bangun Kembali Jembatan Agusen

BPBD Galus Bangun Kembali Jembatan Agusen
Kepala BPBD Galus, Zakaria,
Rabu, 08 Februari 2017 18:35 WIB
Penulis: Ari Gayo

BLANGKEJEREN – Jembatan di Gampong Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues (Galus) yang sempat rusak akibat meluapnya Sungai Gayo dan membuat akses warga ke lahan pertanian terhambat, saat ini sedang dikerjakan oleh pihak BPBD setempat.

Bahkan jembatan awal yang dibangun memakai dana gampong itu, akan diganti total. “Saat ini kami sedang menunggu keringnya coran abodemen jembatan tersebut, dan Insya Allah besok papan coran sudah bisa dibongkar karena sudah 21 hari,” kata Kepala BPBD Galus, Zakaria, di kantornya, Rabu (8/2/2017).

Baca

Diterjang Banjir, Jembatan Gampong Agusen Rusak Berat

Zakaria juga menyebutkan, jembatan yang dibangun pihaknya ini tidak sama dengan jembatan lama. Karena jembatan yang memiliki panjang sekira 20 meter ini, nantinya bukan saja bisa dilewati orang, tetapi kendaraan pun bisa melintas. Dengan demikian mempermudah masyarakat Agusen dalam mengangkut hasil pertaniannya.

“Hampir 90 persen masyarakat Agusen menggantungkan hidupnya di gunung yang ada di seberang sungai, sehingga kami memutuskan membangun jembatan yang bisa dilintasi kendaraan roda dua. Hal ini untuk mempermudah warga dalam mengangkut hasil panen, karena mereka tidak perlu lagi memanggul,” papar Zakaria.

Selain itu, akibat ada beberapa rumah warga yang berjarak hanya lima meter dari bibir sungai, membuat pihak BPBD Gayo Lues, juga memasang beronjong sepanjang 150 meter di pinggiran tebing sungai yang sempat longsor dan terbawa arus sungai.

Editor:Zainal Bakri
Kategori:PON
wwwwww