Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
12 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
12 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
12 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
17 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

Oalah... Pak RT Ketahuan Tanam Ganja dalam Pot di Halaman Rumah

Oalah... Pak RT Ketahuan Tanam Ganja dalam Pot di Halaman Rumah
Rilis Tim Pemburu Narkoba (TPN) Satuan Narkoba Polresta Bogor Kota. (foto: Farhan/detikcom)
Rabu, 08 Februari 2017 00:34 WIB

BOGOR - Tim Pemburu Narkoba (TPN) Satuan Narkoba Polresta Bogor Kota menangkap ketua rukun tetangga (RT) berinisial BHP. BHP ditangkap karena menanam pohon ganja di rumahnya di Perumahan Lakeside, Bogor Utara. 

Saat menggeledah, polisi juga mengamankan barang bukti narkoba berupa 8 paket sabu, 6 paket ganja kering, 191 butir ekstasi, 23 butir pil Dumolid, 5 butir pil Riklona, serta 2 pot berisi biji dan pohon ganja.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan, penangkapan BHP merupakan pengembangan penyidikan dari penangkapan seorang kurir narkoba berinisial MRM di Jl Samiaji.

Dari tangan MRM, polisi menyita barang bukti 1 butir ekstasi dan sebungkus ganja kering.

"Dalam keterangannya, tersangka mengaku mendapat barang haram itu dari BHP. Kemudian kita amankan BHP di rumahnya di Bogor Lakeside. Dari kediaman BHP itu, kita temukan narkoba dan pohon ganja yang ditanam di dalam pot di taman di halaman rumahnya," ujar Suyudi.

Ada dua pot berisi tanaman ganja yang disita polisi dari kediaman BHP. Di satu pot yang diamankan terdapat 7 pohon ganja setinggi 60 sentimeter.

Di pot lainnya ditanam beberapa pohon ganja di antara batang bayam.

"Jadi untuk menyembunyikannya, pelaku menanam pohon ganja itu di antara pohon bayam supaya tidak terlihat," terang Suyudi.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Bogor Kota Kompol Yuni Purwati mengatakan BHP mengaku sudah mengedarkan narkoba selama 5 bulan. Polisi saat ini melakukan pengembangan untuk menelusuri penyuplai narkoba kepada BHP.

BHP dijerat dengan Pasal 114, Pasal 112, dan Pasal 111 UU RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling lama 20 tahun penjara. (dtc)

Editor:Arie RF
Sumber:detikcom
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Jawa Barat
wwwwww