Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Badminton

Jalan Kaki Sendirian, Karyawati Jadi Korban Jambret di Gatot Subroto Pekanbaru

Jalan Kaki Sendirian, Karyawati Jadi Korban Jambret di Gatot Subroto Pekanbaru
Ilustrasi
Kamis, 09 Februari 2017 08:57 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Penjahat jalanan kembali beraksi di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Kali ini korbannya seorang karyawati swasta bernama Nepi (20). Tas ranselnya raib disikat dua penjambret.

Data yang dirangkum GoRiau.com (GoNews Group) dari kepolisian, aksi penjambretan tersebut terjadi Rabu (8/2/2017) sore kemarin, di Jalan Gatot Subroto, persisnya di depan BQ Cafe.

Saat itu Nepi sedang berjalan kaki. Tiba-tiba ia dihampiri dua orang tak dikenal yang memakai sepeda motor. Tanpa basa-basi, keduanya langsung menarik ransel milik korban. Nepi sempat berusaha melawan dan mempertahankan tas ini.

Lantaran kalah tenaga dan takut dilukai, korban pun akhirnya merelakan ransel miliknya berpindah tangan, lalu kabur menyelamatkan diri. Sementara kedua penjambret ini langsung tancap gas.

Nepi sempat berteriak meminta pertolongan orang disekitar, bahkan ia berlari mengejar pelaku. Namun apa daya, dua orang tersebut sudah kepalang menghilang. Bahkan warga juga tak sempat berbuat banyak.

Menurut korban, dua pelaku ini mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat warna biru-putih, dengan kostum hitam-hitam. Kasus ini sudah dilaporkan Nepi ke kepolisian dan masih diselidiki.

"Masih diselidiki, kejadian ini pukul 16.50 WIB, Rabu sore kemarin," ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto.

Kejadian ini mungkin bisa jadi pelajaran bagi kita semua, bahwa kejahatan bisa terjadi di mana pun dan kapan pun. Perlu kewaspadaan dan mawas diri terhadap gerak-gerik mencurigakan di sekitar. ***

wwwwww