Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
7 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
2
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
3
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
4
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
Ekonomi
24 jam yang lalu
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
5
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Pendidikan
8 jam yang lalu
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
6
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
22 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ledakan di Rumah Wali Kota Kendari, Ternyata Ini Sebabnya...

Ledakan di Rumah Wali Kota Kendari, Ternyata Ini Sebabnya...
ilustrasi
Jum'at, 10 Februari 2017 22:23 WIB

KENDARI - Ledakan yang terjadi di rumah dinas Wali Kota Kendari Asrun pada Kamis (9/2) akhirnya terungkap. Sumber ledakan disinyalir berasar dari tabung gas elpiji ungu 12 kg.

"Untuk sementara disimpulkan bahwa ledakan diakibatkan kebocoran tabung gas 12 kg dan murni kecelakaan," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (10/2/2017).

Kesimpulan tersebut, jelas Rikwanto, berdasarkan olah tempat kejadian perkara.

"Pusat ledakan di dapur dan hasil olah tidak ditemukan kawah atau pun perangkat lain yang mengarah pada bom," tambahnya.

Hasil forensik juga menyebutkan bahwa karet gas elpiji rusak. Hal itu membuat gas keluar dan memenuhi ruang dapur.

"Sehari sebelum kejadian, tabung gas tersebut diganti oleh pembantu rumah tangga. Namun pengecekan setelah kejadian isi tabung gas tersebut berkurang seberat 7 kg," terangnya.

Mengenai pemicu api, beber Rikwanto, berasal dari beberapa peralatan listrik rumah tangga, berupa rice cooker dan dispenser yang masih menyala.

"Gas jenuh dalam ruangan dapur tersebut bereaksi dengan suhu panas yang bersumber dari peralatan listrik yang masih menyala sehingga memicu terjadinya ledakan," tandas dia. (jpnn)

Editor:Arie RF
Sumber:jpnn.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Sulawesi Tenggara

wwwwww