Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
23 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
2
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
22 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
3
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
23 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
4
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
Sepakbola
22 jam yang lalu
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
5
KMSPJ Serahkan Piala JYA 2026 ke Atlet Catur Mahasiswi UNJ Laysa Latifah
Metropolitan
23 jam yang lalu
KMSPJ Serahkan Piala JYA 2026 ke Atlet Catur Mahasiswi UNJ Laysa Latifah
Home  /  Berita  /  Badminton

Jatim Geser DKI di Kejurnas Catur 2017

Jatim Geser DKI di Kejurnas Catur 2017
Foto: Azhari/GoNews.co
Sabtu, 22 Juli 2017 22:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BOGOR - Tim Catur Jawa Timur meraih gelar juara umum dengan menggeser juara bertahan DKI Jakarta pada Kejuaraan Nasional Catur 2017 yang berakhir di Cipayung, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/7/2017).

Untuk nomor perseorangan gelar bergengsi diraih Novendra Priasmoro dan Aisyah Anisa.

Jawa Timur meraih juara umum dengan perolehan medali terbanyak yakni lima medali emas, empat medali perak, dan dua medali perunggu. Posisi kedua direbut Jabar dengan empat medali emas, empat medali perak, dan tiga medali perunggu. Sedangkan juara bertahan DKI Jakarta tergeser ke posisi ketiga dengan tiga medali emas, lima perak, dan lima medali perunggu.

Untuk kategori catur terbuka dalam kejuaraan catur nasional ke-46 itu, MI (Master International) Novendra Priasmoro dari DKI Jakarta, dan WFM (Women Fide Master) Aisyah Anisa dari Jawa Timur merebut gelar juara.

Kemenangan Novendra di kejurnas itu bukan suatu hal yang mudah didapat mengingat persaingan pada hari terakhir kejurnas berlangsung alot. Novendra memastikan juara setelah pada dua babak terakhir meraih sekali menang dan sekali remis, sehingga secara total 10 babak pertandingan dia memimpin dengan mengumpulkan 8,5 poin.

Pada pertandingan babak sembilan, Novendra mampu mengalahkan senior dia yang juga unggulan pertama GM Susanto Megaranto (Jabar), dan pada babak terakhir 10 bermain remis melawan Yoseph T Taher (PB).

Ketika ditanya tentang kemenangannya itu, Novendra mengatakan dirinya telah mempersiapkan diri untuk kejurnas ini. "Saya sangat senang dengan kemenangan ini," kata Novendra yang juga pernah mempersembahkan medali emas bagi DKI Jakarta pada PON 2016 di Bandung.

"Saya sudah mempersiapkan diri untuk Kejurnas ini sejak 12 Juli lalu," katanya.

Namun pecatur DKI itu juga mengakui bahwa persaingan di Kejurnas sangat ketat. "Ini tidak mudah, banyak pemain top di sini, termasuk para pecatur bergelar grand master, tapi saya tidak merasa beban karena sudah sering berhadapan dengan mereka. Ini kejurnas kelompok senior pertama yang saya ikuti," tambahnya.

Sementara itu pecatur Jabar yang sempat memimpin klasemen sementara kejurnas catur itu, FM Anjas Novita, harus puas di posisi kedua dengan total 8 poin. Sedangkan pecatur nomor satu Indonesia GM Susanto Megaranto berada di urutan ketiga dengan 7,5 poin.

Sementara di bagian putri, juara pertama diraih WFM Aisyah  Anisa dari Jawa Timur dengan 7 poin. Tempat kedua diraih WNM (Women National Master) Madya Anggraini juga dari Jawa Timur dengan 6.5 poin, dan ketiga diraih Kadijah Qurrotain dengan poin 6.5. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur
wwwwww